10 Mitos tentang Mastering



Mau tahu apa aja mitos yang ada seputar Mastering? Website Music Think Thank mencoba meluruskan 10 mitos yang beredar, mitos mitos itu antara lain :

- Mastering is just adding a limiter to my DAW (digital audio workstation) output
- Mastering can turn a bad music mix into a good mix
- Mixes will always come back sounding fuller and fatter sounding
- Music mixes will always come back sounding bright and sparkly
- Professional mastering can be performed at home
- Professional mastering can only cost $10.00
- Professional mastering can be done with 1 multi module ‘mastering plug in’
- Mastering is a dark art or mysterious
- Mastering can be seen as part of mixing
- Mixing engineers can do mastering 

Mau tau jawaban dari mitos diatas, kunjungi halamannya langsung dibawah ini :

http://www.musicthinktank.com/mtt-open/dispelling-the-myths-surrounding-audio-mastering.html


23/09/13, 15:45 by Gober , Viewed 1271 times.

Comments

Please login or register to post comments.
    Pages: [1]

    Write Comment

  • AdaGio  on 25/09/13, 15:44
    buat yang mabok baca inggris..

    ini jawaban versi gue (sebagian ga semua yah..) :

    - Mastering is just adding a limiter to my DAW (digital audio workstation) output:
    believe it or not = 50-50.
    Mesti diakuin klo di EDM, limiter akan mengambil hampir 70% dari perceiving output si mastering, dikarenakan materi kita nowadays dijamin Brickwall, sehingga adjustment "pre-limiter" pada saat mastering biasanya ga akan terdengar banyak, so focus to make a good mix instead. 
    oh ya gada salahnya juga kog nyalain limiter selama mixing materi OCASSIONALLY, sekedar untuk memberi gambaran staging mix kita bakal terdengar ato bakal "behave" seperti apa nantinya ketika dibikin brickwall oleh si limiter pada saat mastering beneran nantinya. OCASSIONALLY lho yaah...


    - Mastering can turn a bad music mix into a good mix :
    NO, apapaun genrenya, kita semua menganut prinsip GIGO (Garbage In garbage Out ) kalo materi dasarnya busuk, ya masternya juga akan relatif busuk, seberapa dewa pun alter processing masternya (MS Surgery, multiband tweaks, etc etc), malah semakin di "masak" semakin hilang colour n detailnya si materi yang asli.
    Mix yang bagus pada dasarnya adalah materi mix output yang ngga memerlukan processing yang ribet dan sifatnya "surgical", cuma finishing touches berdasarkan reference target n proper limiter work..

    - Mixes will always come back sounding fuller and fatter sounding
    - Music mixes will always come back sounding bright and sparkly
    : tergantung lah ya staging mix nya seperti apa dulu..zzzz.... need to remind juga aspek "Summing algorithm" dari setiap software DAW berbeda beda, ada yang solid, ada yang bottomnya berasa, ada juga yang sperti dibilang diatas, berasa bright spaark, ato bahkan agak harsh/kasar.. banyak2 blind test n compare materi untuk tau behaviour mix kalian baik pada saat masih multitrack di DAW, maupun pada saat sudah kelar render jadi WAV..

    oh ya satu lagi, masing2 orang pasti punya preference n staging berdasar selera n target genre masing2, tapi hindari untuk mencoba membuat mix seperti gambaran tulisan diatas ( round, full, fat, bright ato sparkly) sebisa mungkin, biarkan gambaran tersebut lahir dari staging instrument yang disusun secara alami berdasar selera, bukan melalui effects yang ekstrim ato bahkan dihajar di masterbus. a good mix
    (apapun genre n tendensinya) adalah mix yang netral komposisi frekuensinya dan bahkan cenderung detail di MID area untuk memberi gambaran isi konten tersebut, nah sisanya soal full fat bright blablabla tadi baru godok di mastering area..


    - Professional mastering can be performed at home
    - Professional mastering can only cost $10.00
    - Professional mastering can be done with 1 multi module ‘mastering plug in’
    SUBJEKTIF... doesnt matter what tools nor plugins or even hardware.. know what ure doing each n every step.. itu lebih penting.. banyak yg gw liat suka apply hajar plugin ini itu cuma gara2 liat di video ato dikasitau siapa trus maen hajar aja, padahal scara fundamental ga ngerti persis tu plugin / process kerjanya apa n gimana efeknya towards ur sound..

    - Mastering is a dark art or mysterious
    NAAAAAH.. ini dia... BIG NO!
    mastering is almost like a precision science aspect more than art. loudness metering (RMS/DBFS/VU scaling) itu ilmu pasti, frequency response behavior treatment itu ilmu pasti, dithering bits, accoustical approach, en masih banyak lagi.. yang variabel itu teknik n pendekatannya berbeda beda, tapi metodenya solid.
    ranah "ART / MISTIS" disini itu paling cuma 10% dari keseluruhan arealnya, n itupun paling korelasinya soal bicara "Headroom n distortion coloration" yang nyerempet ke ranah hardware, dan sifatnya walau non transparan tapi lebih "ear candy"

    - Mastering can be seen as part of mixing
    - Mixing engineers can do mastering 
    SUBJEKTIF....

    udah ah.. cape... blom tentu ada yang baca ini....


    hahahahaha... cheers'
  • erwiengroovy  on 26/09/13, 01:14
    Gw baca cell..........thks for sharing :)
  • osvaldo1945MF  on 26/09/13, 10:07
    Mastering is masturbasi sering-sering ky yg di atas gua ini (Erwien)..  ;D ;D
  • osvaldo1945MF  on 26/09/13, 10:08

    - Mastering can turn a bad music mix into a good mix :
    NO, apapaun genrenya, kita semua menganut prinsip GIGO (Garbage In garbage Out ) kalo materi dasarnya busuk, ya masternya juga akan relatif busuk, seberapa dewa pun alter processing masternya (MS Surgery, multiband tweaks, etc etc), malah semakin di "masak" semakin hilang colour n detailnya si materi yang asli.
    Mix yang bagus pada dasarnya adalah materi mix output yang ngga memerlukan processing yang ribet dan sifatnya "surgical", cuma finishing touches berdasarkan reference target n proper limiter work..


    Setuju!! ;) ;)
  • erwiengroovy  on 03/10/13, 19:48
    Mastering is masturbasi sering-sering ky yg di atas gua ini (Erwien)..  ;D ;D

    Masturbasi dia atas ring  :-\
  • oneglove  on 03/10/13, 20:49
    Saya baca om adagio for string. Hahahahaaa.

    Thanks for share