Kids Love Disco, Party Buat Anak



Anak  muda dan orangtua suka musik disko? Itu hal biasa. Bagaimana dengan anak kecil suka disko? Tentunya masih sangat jarang terdengar di telinga kita. Yang unik kali ini datang dari event disko khusus anak kecil, tentunya tidak lupa didampingi orangtuanya berdansa bersama di dance floor. Seru bukan?

Eureka Animation membuat event yang diberi nama Kids Love Disco di beberapa tempat di Jakarta. Sebut saja Grand Indonesia, Blowfish, Social House adalah tempat event ini sempat berlangsung. Acara 3 bulanan ini dimulai pertama kali pada Juli 2009 di Grand Indonesia. Selain itu, acara kecil juga pernah terlaksana dan bekerjasama dengan brand seperti GAP Kids, Miniapolis, dan Brightspot.

Ide awal muncul dari Syarief Syarfuan dan Hani Sumarsono yang merupakan bagian dari Eureka Animation. Karena kecintaannya terhadap anak kecil, meskipun sama-sama masih lajang, mereka membuat suatu konsep acara bagaimana anak kecil bisa bersenang-senang bersama orangtuanya dengan cara yang unik dan berbeda. And voila, muncullah Kids Love Disco ini. Acara ini berlangsung selama 2 sesi, yang pertama dari pukul 13:00 – 16:00 dan selanjutnya dari pukul 16:00 – 18:30.

Jauh sebelumnya, sekitar tahun 2004, ada event bernama Baby Loves Disco di Amerika. Namun menurut Syarief, konsep yang ditawarkan sama sekali berbeda, mulai dari pilihan musik di Kids Love Disco yang kebanyakan mengusung house, soulfull dll, lalu dari segi makanan, lounge yang tersedia dan banyak lagi lainnya.

“Konsep utama di balik Kids Love Disco ini untuk menciptakan acara dimana sebuah keluarga bisa have fun together. Dan ini adalah an all-ages dance party dengan aktivitas yang edutainment. Sampai makanan pun kita pilih yang healthy untuk anak-anak”, ujar pria berusia 26 tahun ini.




Di acara ini, mereka juga dibantu oleh 2 orang lagi, yaitu Ridwan dan Faisal untuk mengurus jalannya acara dan pilihan musik yang akan dibawakan. Ridwan mengatakan, bahwa berdasarkan saran dan kritik dari peserta yang datang, maka mereka menciptakan formula yang dinamakan “60:40 rule”. Maksudnya adalah persentase musik yang akan dibawakan, 60 persen khusus untuk anak-anak, dan 40 persen untuk orangtuanya. Sehingga orangtua tidak perlu khawatir akan lirik-lirik yang dianggap tidak pantas untuk anak kecil.

“Tidak mudah memilih lagu disko untuk anak kecil, apalagi ini untuk anak usia 7 bulan sampai 12 tahun. Namun kami juga telah mempersiapkan lagu-lagu semacam Disney yang sudah di-remix dan tentunya anak kecil sukai,” lanjut Ridwan.

Selain berdansa, disediakan pula beberapa lounge untuk aktivitas lainnya, seperti face painting yang paling banyak peminatnya, menggambar dan mewarnai, dan membaca. Tujuannya adalah agar anak bisa menyalurkan kreatifitasnya selagi istirahat sejenak setelah berdansa. Ada pula shopping booth kerjasama Eureka dengan brand-brand ternama untuk anak kecil.

Lantas bagaimana dengan pemikiran orangtua yang takut anaknya akan terpengaruh dengan dunia clubbing yang lekat dengan image  alkohol dan mungkin drugs? Syarief menjawab, orangtua tidak perlu khawatir tentang perkembangan anaknya yang ikut dalam event ini karena disko hanyalah bagian dari musiknya saja.

“Kami memilih musik disko karena memang konsep awal ingin memakai DJ dan menurut kami musik adalah bahasa yang universal melihat sasaran kami ada yang bahkan belum bisa ngomong. Kembali ke tujuan awal, event ini untuk sarana edukasi dan entertainment”.

Selain tujuan edutainment, Syarief menambahkan, dengan adanya acara ini anak-anak bisa belajar bagaimana caranya bersosialisasi di luar rumah. Dalam hal ini, berdansa bersama bisa jadi sarana pembelajaran. Berdansa juga dapat melatih gerakan sensorik dan motorik mereka menjadi lebih pada saat masa pertumbuhan seusia anak-anak itu.

Banyak hal lucu dan tidak diduga di event ini. Contohnya seperti ketika DJ mulai memainkan turntable, pasti ada saja salah seorang anak yang tiba-tiba dansa ala Michael Jackson atau tokoh favoritnya di tengah-tengah dance floor dan anak-anak lain mengerubunginya. Musik favorit mereka adalah I Like to Move It-nya Real 2 Real, yang merupakan original soundtrack dari film Madagascar. Begitu lagu tersebut diputar, semua anak secara serentak dance dengan penuh semangat.

Meskipun event ini hanya dipromosikan lewat jejaring social twitter dan facebook, namun antusias peserta sangat tinggi di setiap acaranya. Terbukti dengan jumlah peserta yang datang hampir mencapai 1000 peserta. Angka yang luar biasa untuk event unik dan baru seperti ini.

ila_rendered



Syarief dan kawan-kawan pun tidak menyangka respon dari masyarakat yang begitu positif dan bisa memberikan suasana baru bagi keluarga, khususnya anak-anak sehingga acara ini bisa terus berlangsung. Pada masa awal perjuangan, mereka kesulitan mencari sponsor karena mereka tidak bisa menawarkan konsep seperti ini ke perusahaan rokok atau minuman keras seperti dalam acara party pada umumnya. Namun akhirnya mereka bisa mendapatkan sponsor dari clothing, bank, dll. Kids Love Disco juga bisa mendatangkan sesuatu yang lain, contohnya jasa birthday party yang menggunakan konsep sama dengan Kids Love Disco. Hanya saja, pesertanya hanya undangan ulangtahun.

Untuk tahun ini, Kids Love Disco akan mengadakan acara sekitar 3 – 4 kali dan yang terdekat adalah bulan Maret/April. Charge per person adalah Rp 50.000,- dan diadakan presale. Khusus untuk nannies, disediakan lounge tersendiri dan di sana mereka juga melakukan aktivitas serta dibekali ilmu-ilmu tentang bagaimana mengasuh anak dll. Kecuali yang ikut ke dalam acara, mereka dikenakan charge sesuai harga yang berlaku.

Kids Love Disco juga bekerjasama dengan Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia untuk mengajarkan anak-anak memberikan donasi namun dengan apa yang anak-anak tersebut miliki. “Jika biasanya orangtua yang berdonasi, sekarang giliran anak-anak. Kita akan membagikan kotak-kotak ke sekolah-sekolah dasar dan mereka akan memberikan entah itu buku/mainan, lalu semuanya akan disumbangkan kepada anak yang kurang mampu,” tutur Syarief. Ini merupakan salah satu cara juga untuk menyosialisasikan Kids Love Disco dan meningkatkan rasa sosial mereka kepada yang kurang mampu.

Setelah itu, panitia akan membuat event seperti Kids Love Disco khusus untuk anak-anak yang kurang mampu. Konsep tetap sama, hanya saja mungkin namanya yang diubah sedikit. Syarief berharap, untuk ke depannya acara bisa lebih ramai dan juga bisa mengadakan Kids Love Disco di daerah-daerah seluruh Indonesia.

A little Boy Disco to Michael Jackson's Black or White !

Sesame Street Breaks Remix


Informasi lebih detail, silahkan kunjungi facebook “Kids Love Disco” atau follow them on twitter @KidsLoveDisco. Sementara ini, website masih dalam proses dan akan segera diluncurkan.

// Words : Chitra
// Pictures : Eureka Animation
// Video : Ferre

[twitacc]KidsLoveDisco[/twitacc]


18/01/11, 17:06 by Gober , Viewed 5969 times.

Comments

Please login or register to post comments.