Warning: ob_start(): class 'Closure' does not have a method '__invoke' in /home/ravelex/public_html/forum/Sources/Aeva-Embed.php on line 499

Notice: ob_start(): failed to create buffer in /home/ravelex/public_html/forum/Sources/Aeva-Embed.php on line 499
Jadi produser tidak harus bisa bikin lagu sendiri... ??
Ravelex

Jadi produser tidak harus bisa bikin lagu sendiri... ??

Gober · 56 · 10270

Offline Gober

  • Administrator
  • GOLD MEMBER
  • *****
    • Posts: 5.208
    • View Profile
    • www.ravelex.net
Jadi produser harus bisa bikin lagu sendiri? Bikin lagu sendiri ini dalam artian, dia sendiri yang mengerjakan aransemen & semua urusan teknik, seperti make abletonnya, logic dan macam2 software produser...

Jawabannya tidak, dalam proses bikin lagu, ga selalu lo harus menguasai alat / software untuk bikin lagu. Yang paling penting dalam bikin lagu adalah IDE. Tanpa ide ga mungkin akan keluar lagu itu. Lo bisa bikin lagu dengan dibantu oleh produser yang udah piawai.

Sekarang banyak yang punya ide banyak dan enggan bikin lagu sendiri, karena ga ada waktu buat belajar softwarenya. Well sebenernya hal yang seperti itu jangan menghalangi lo untuk berkarya. Sedikit info, banyak DJ Indonesia (yang namanya juga cukup ngetop) karena sangat sibuk dia menyerahkan urusan produksi ke orang lain. Jadi prosesnya dia breafing dulu maunya seperti apa ke si tukang bikin lagu, terus tinggal ngawasin aja sampai lagu dinyatakan selesai.

Hal ini tidak hanya dilakukan oleh dj lokal, tapi juga bukan rahasia lagi, dengan jadwal yang amat sangat padat, nama sebesar Tiesto maupun PVD juga beberapa lagu mereka diselesaikan oleh orang lain.

So whats stopping you to be a music producer?
terus berkarya...
« Last Edit: 12/04/10, 22:39 by Gober »
One cigarette costs 2 minutes of your life. One bottle of beer costs 4 minutes of your life. One working day costs 8 hours of your life.

Ravelex.net - Administrator
Email : Admin[at]rvlx.net
Phone : 021-9996-7859 (office hour)
fax.: 021-7


Offline Heru Iqbal

  • Hardcore Partygoers
  • *****
    • Posts: 804
    • View Profile
 *tepuktangan*  *tepuktangan*  *tepuktangan*
Lagi omongin Gue bangeett neeh...  Sibuk kerja sebagai Profesional, tapi kok masih bisa produksi lagu ??
Bener nih, ini lagu Heru Iqbal yang bikin sendiri atauuu .... ????

[soundcloud artist=Heru Iqbal track="Jawara"]http://soundcloud.com/heru-iqbal/jawara[/soundcloud]


Offline ^rustyman^

  • RVLX GOLD
  • GOLD MEMBER
  • *
    • Posts: 3.531
    • View Profile
ini baru thread.. manteb.. *bgs* *bgs*
gitu dong yon kasih motivasi2.. hehehe..  ;)
love it :-*


Offline egha

  • Addicted Raver
  • ****
    • Posts: 429
    • View Profile
yup setuju paman . .
biar para produser2 yg dimintai tolong merealisasikan ide seseorang bisa dapat pemasukan tambahan . . hahaha   :P *piss*
« Last Edit: 13/04/10, 00:03 by egha »
Plemburan Pride ***


Offline Dj R'AngeL

  • GOLD MEMBER
  • *
    • Posts: 4.393
    • View Profile
    • R'AngeL Music Official Website
Super mantaappp!!

segudang ide.. tpi ruang untuk mengexpresikan nya masih sempit..
tpi yg penting ada proses nya..

klo yg bkin org lain..?? kok bsa ya.. bingung. ;D
Visit : @djrangel

"It's not about what you use, it's how you use it.


Offline sense

  • Addicted Raver
  • ****
    • Posts: 415
    • View Profile
Tapi imo, tetep... bikin semuanya sendiri meskipun jadinya ancur rasanya jauh lebih puas  ;)
Past. Present. Esok


Offline Gober

  • Administrator
  • GOLD MEMBER
  • *****
    • Posts: 5.208
    • View Profile
    • www.ravelex.net
Ya ga semua orang punya kemampuan megang alat musik, megang alat musik perlu bakat tersendiri, dan tentunya dedikasi waktu yang tidak sedikit kan. Sama kayak lo bikin baju sendiri, lo ada bahan, ada pola, nah tapi lo ga bisa jahit, kan tinggal bawa ke tempat penjahit, dan baju itu masih bisa dibilang karya lo, tapi tentu saja lo harus sebutkan penjahitnya kalo ditanya hehehe...

Banyak produser di studio atau rumahan yang siap untuk bikinin lagu lo dengan range harga antara 500 rb s/d 2 jt per lagu, tinggal nego aja. Yang penting berkarya.

Emang bangga bisa bikin lagu dari 0 sendiri, nulis lagunya sendiri, aransemen sendiri, mixing sendiri sampai mastering sendiri. Tapi sebenernya untuk karya yang sempurna kadang setiap proses ga perlu lo kerjakan sendiri. setiap proses punya ahli2 masing masing. mungkin ada orang yang spesialis mixing, ada juga yang spesialis mastering, ada yg jago nulis lirik, dll dll. jangan gengsi juga kolaborasi dengan musisi lain buat menciptakan atmosfir baru...
One cigarette costs 2 minutes of your life. One bottle of beer costs 4 minutes of your life. One working day costs 8 hours of your life.

Ravelex.net - Administrator
Email : Admin[at]rvlx.net
Phone : 021-9996-7859 (office hour)
fax.: 021-7


Offline Chris.M

  • GOLD MEMBER
  • *
    • Posts: 3.729
    • View Profile

Sekarang banyak yang punya ide banyak dan enggan bikin lagu sendiri, karena ga ada waktu buat belajar softwarenya. Well sebenernya hal yang seperti itu jangan menghalangi lo untuk berkarya. Sedikit info, banyak DJ Indonesia (yang namanya juga cukup ngetop) karena sangat sibuk dia menyerahkan urusan produksi ke orang lain. Jadi prosesnya dia breafing dulu maunya seperti apa ke si tukang bikin lagu, terus tinggal ngawasin aja sampai lagu dinyatakan selesai.

So whats stopping you to be a music producer?
terus berkarya...


enak banget yah?! apa iya yg begitu bisa masuk kategori produser? LOL


Offline DJ Rangga_Electros

  • Mambo Jambo
  • ******
    • Posts: 1.254
    • View Profile
    • Rangga Electroscope
UHUYYY!!!! Mantap banget nih Thread! ini nih yg gw tunggu2...


.ibarat ,kalo di graphic design itu ada Client-->AE-->Creative director--->Art Director&CopyWriter--->Graphic Designer...
di musik pun seperti itu, ada Label--->>Manager-->> DJ-->> Music producer&Sound Engineer.
semua itu TEAMWORK! sebagai contoh; AVB punya Teamworking yg sukses di Armada, A&B punya lebel yang Konsisten di Anjunabeats&Anjunadeep...

tapi kalo Producer Bikin lagu dari IDE2 nya seorang DJ yang udah "Terkenal&punya Nama" gw masih berpikir berkali2....

tapi kalo untuk meremix lagu masih gak papa kali ya.justru gw malah bangga bisa me Remix lagu2 DJ2 yang udah punya nama2 besar lokal maupun International.


Justru menjadi Music Producer itu adalah Amunisi yang tersembunyi yang harus digunakan setelah dia menjadi seorang DJ,
semua itu gak mudah, banyak yg harus bisa kita pelajari, dan semua bisa belajar..walaupun sekarang kita hidup di zaman yang selalu dibawah tekanan karena berbagai pekerjaan dan profesi.

(IMHO loh)Just 4 Share... :D



« Last Edit: 13/04/10, 18:31 by DJ Rangga_Electros »
"Enourmous Uplift"


Offline dj_junz

  • Hardcore Partygoers
  • *****
    • Posts: 886
    • View Profile
Kalau kyk begini begini sebenarnya pemeran utama yaitu ide dr otak otak loe. masalah teknik software mah bisa dicari via inet, relasi, atau kursus. Cara paling simple, kolaborasi sama temen yang punya segudang ilmu teknik software producing music, u menuangkan ide ke doi, n doi meng eksekusi permintaan elu. Bahkan kalau emang temen lu bukan termasuk orang pelit, doi gak bakalan sungkan sungkan untuk menjawab semua pertanyaan u seputar teknik software.

Kalau bisa kita perlahan lahan menguasai teknik, krn kita gak bakal tau apa yang terjadi kedepan nanti dengan orang yang membantu menuangkan ide kita kedalam bentuk musik, dan ingat, kita gak bisa menyamakan orang orang yang membantu kita (misalkan, si A bisa begini, koq elu gak bisa?) dan juga lebih baik stay sama satu orang (kalau emang waktu gak memungkinkan kita untuk belajar menguasai software) dalam jangka waktu yang lama, karena kalau sudah cocok, dalam proses produksi orang yang membantu kita akan cepat menangkap segala maksud ide kita karena sudah terbiasa kerja sama dengan kita.

Dan jika memang masih belom bisa menguasain teknik software, jika kita sudah cocok dengan satu orang yang membantu, cari lagi yang lain dan bukan berarti kl sudah cocok dengan yang lain kita tinggalin yang sebelum nya, karena tiap producer yang membantu kita sudah pasti punya karakter n style baik dr arrangement hingga sound adjusting yang berbeda. Hal ini sangat membantu jika kita hendak membuat musik dengan karakter yang berbeda, krn dari kejadian yang sudah ada, ketika producer tribal disuruh membuat musik dengan karakter house, maka hasil akhirnya jarang banget yang bisa menjadi house 100%, karena taste orang tersebut di tribal.

semoga membantu saran dr g.


Offline wiwied

  • Rookie
  • **
    • Posts: 92
    • View Profile
Yoi,

Bener, nggak sepenuhnya harus terjun dari A - Z..... tapi dia harus tau bener produknya juga secara global...kita liat aja dj2 besar spt Tiesto, Armyn, dsb.
Not all the dj's are producer or musician...!  ;)
Tapi hebat kalo DJ include producer sekaligus musisi handal juga..!!!


Offline Chris.M

  • GOLD MEMBER
  • *
    • Posts: 3.729
    • View Profile
beda pengartian, kalau orang yg hanya meluangkan ide, lebih cocok disebut komposer atau arranger, bukan sbg produser..

"how can we said it was a producer if not producing?"

ga seharusnya sih kalo bisa dibilang or mengakui seseorang itu produser tapi sebetulnya itu hasil tangan org lain, but he do nothing more than share an idea, tapi nama dia yg dijual, wow..
kalo mau jadi produser belajar software itu jalan utamanya, software dimana-mana udh gampang, tinggal googling aja, or beli aja cd non-original, ada banyak kok. kalau bisa or minat belajar alat musik malah lebih bagus, gw jujur lebih bisa salut sama produser yg bisa main alat musik juga..

kita produser yg udah banyak berjuang bikin track sampai dpt tempat disana lebih dukung produser yg benar2 berjuang n berkarya sendiri, kolaborasi, or at least dia bener2 involve langsung.. ga hanya luangin ide dan akhirnya nyuruh org lain bikin track, bayar, beres, terus dpt pengakuan dia produser, gampang bgt yah skrg jd produser kalo dipikir-pikir..

Like it or not, jadi producer ya harus bisa bikin lagu sendiri
so kalo mau disebut producer, learn to produce, n berjuang bareng.. peace


Offline DJ Rangga_Electros

  • Mambo Jambo
  • ******
    • Posts: 1.254
    • View Profile
    • Rangga Electroscope
beda pengartian, kalau orang yg hanya meluangkan ide, lebih cocok disebut komposer atau arranger, bukan sbg produser..

"how can we said it was a producer if not producing?"

ga seharusnya sih kalo bisa dibilang or mengakui seseorang itu produser tapi sebetulnya itu hasil tangan org lain, but he do nothing more than share an idea, tapi nama dia yg dijual, wow..
kalo mau jadi produser belajar software itu jalan utamanya, software dimana-mana udh gampang, tinggal googling aja, or beli aja cd non-original, ada banyak kok. kalau bisa or minat belajar alat musik malah lebih bagus, gw jujur lebih bisa salut sama produser yg bisa main alat musik juga..

kita produser yg udah banyak berjuang bikin track sampai dpt tempat disana lebih dukung produser yg benar2 berjuang n berkarya sendiri, kolaborasi, or at least dia bener2 involve langsung.. ga hanya luangin ide dan akhirnya nyuruh org lain bikin track, bayar, beres, terus dpt pengakuan dia produser, gampang bgt yah skrg jd produser kalo dipikir-pikir..

so kalo mau disebut producer, learn to produce, n berjuang bareng.. peace

So kalo mau disebut producer, learn to produce, n berjuang bareng...Nice Words Mate!

dan sebagai tambahan..gw udah 3 tahun bikin lagu dan selama itu gw mempelajari bagaimana Produce-= Mixing lagu yg baik dan mastering yg baik...dan sampe sekarang gw masih blom puas atas hasil2 yg selama ini gw hasilkan...


kalo cuman terima jadi trus beres tinggal bayar mah...duh..ckckckck
« Last Edit: 13/04/10, 19:08 by DJ Rangga_Electros »
"Enourmous Uplift"


Offline Chris.M

  • GOLD MEMBER
  • *
    • Posts: 3.729
    • View Profile
beda pengartian, kalau orang yg hanya meluangkan ide, lebih cocok disebut komposer atau arranger, bukan sbg produser..

"how can we said it was a producer if not producing?"

ga seharusnya sih kalo bisa dibilang or mengakui seseorang itu produser tapi sebetulnya itu hasil tangan org lain, but he do nothing more than share an idea, tapi nama dia yg dijual, wow..
kalo mau jadi produser belajar software itu jalan utamanya, software dimana-mana udh gampang, tinggal googling aja, or beli aja cd non-original, ada banyak kok. kalau bisa or minat belajar alat musik malah lebih bagus, gw jujur lebih bisa salut sama produser yg bisa main alat musik juga..

kita produser yg udah banyak berjuang bikin track sampai dpt tempat disana lebih dukung produser yg benar2 berjuang n berkarya sendiri, kolaborasi, or at least dia bener2 involve langsung.. ga hanya luangin ide dan akhirnya nyuruh org lain bikin track, bayar, beres, terus dpt pengakuan dia produser, gampang bgt yah skrg jd produser kalo dipikir-pikir..

so kalo mau disebut producer, learn to produce, n berjuang bareng.. peace

So kalo mau disebut producer, learn to produce, n berjuang bareng...Nice Words Mate!

yaah harus begitu bro, itu seninya n itu intinya


Offline wiwied

  • Rookie
  • **
    • Posts: 92
    • View Profile
yup bener, Chris...

'how can we say he is producer if he don't produce....'
jelas kalo berbicara musik ya berarti dia bisa menghasilkan karya musik.

Tapi sepengalaman saya... di mata umum, producer adalah...seseorang yang mempunyai modal dan konsep.
Beberapa kali saya memperkenalkan diri sebagai producer, beberapa orang menganggap saya adalah orang yang mempunyai modal untuk menelurkan album daripada yang meng- arrange, atau mencipta.
Ujung2 nya malah ngasih demo hehe... bingung jg gw.
Ada lagi yang menganggap gw produser film hahaha! lebih aneh lagi.

Tapi sekali lagi saya lebih setuju kalo seorang producer bener2 tahu banyak hal dengan materi yang diproduksinya dari A - Z. Jika bisa dia memang bisa operate DAW, how to play synth and analogue concept, know how to arrange. If he is a dj, then he has to know how to mix as well, sampe bener bisa mencipta lagu termasuk lirik nya. Ini yang sy kasih jempol sepuluh!!! :D





Offline Chris.M

  • GOLD MEMBER
  • *
    • Posts: 3.729
    • View Profile
yup bener, Chris...

'how can we say he is producer if he don't produce....'
jelas kalo berbicara musik ya berarti dia bisa menghasilkan karya musik.

Tapi sepengalaman saya... di mata umum, producer adalah...seseorang yang mempunyai modal dan konsep.
Beberapa kali saya memperkenalkan diri sebagai producer, beberapa orang menganggap saya adalah orang yang mempunyai modal untuk menelurkan album daripada yang meng- arrange, atau mencipta.
Ujung2 nya malah ngasih demo hehe... bingung jg gw.
Ada lagi yang menganggap gw produser film hahaha! lebih aneh lagi.

Tapi sekali lagi saya lebih setuju kalo seorang producer bener2 tahu banyak hal dengan materi yang diproduksinya dari A - Z. Jika bisa dia memang bisa operate DAW, how to play synth and analogue concept, know how to arrange. If he is a dj, then he has to know how to mix as well, sampe bener bisa mencipta lagu termasuk lirik nya. Ini yang sy kasih jempol sepuluh!!! :D





agree! :)


Offline Teeyo

  • Hardcore Partygoers
  • *****
    • Posts: 771
    • View Profile
    • www.myspace.com/cristoandteeyo

Sekarang banyak yang punya ide banyak dan enggan bikin lagu sendiri, karena ga ada waktu buat belajar softwarenya. Well sebenernya hal yang seperti itu jangan menghalangi lo untuk berkarya. Sedikit info, banyak DJ Indonesia (yang namanya juga cukup ngetop) karena sangat sibuk dia menyerahkan urusan produksi ke orang lain. Jadi prosesnya dia breafing dulu maunya seperti apa ke si tukang bikin lagu, terus tinggal ngawasin aja sampai lagu dinyatakan selesai.

So whats stopping you to be a music producer?
terus berkarya...


enak banget yah?! apa iya yg begitu bisa masuk kategori produser? LOL

IMHO, definisi producer disini setau gw dibagi 2 : sequencer & sound engineer,
untuk Sequencer sendiri dia lebih ke teknis mulai dari 0 pembuatan lagu, explore sound, arrangement. 
Sound Engineer lebih ke mixing & mastering.
nah yg jd pertanyaan gw adalah klo cuma ngasih ide itu apa msh bisa dibilang music producer?  ;D   well, gw pernah discuss ini ke salahsatu international dj waktu dia main disini, armin, tiesto, PVD pun ada producer sendiri untuk pembuatan lagu mereka. tapi yg gw mau underline disini actually they know knowledge about software , bukan yg ga tau apa2 & blank 100%.
dibutuhkan ketelitian, passion, sense musik, & itu semua butuh waktu & proses buat belajar, ga bisa scr instant,  intinya sih balik ke orgnya masing2, klo emng dia ga punya waktu, dan maunya serba instant bisa dng order lagu lgs ke producernya  ;)


Offline DJ Rangga_Electros

  • Mambo Jambo
  • ******
    • Posts: 1.254
    • View Profile
    • Rangga Electroscope

Tapi sekali lagi saya lebih setuju kalo seorang producer bener2 tahu banyak hal dengan materi yang diproduksinya dari A - Z. Jika bisa dia memang bisa operate DAW, how to play synth and analogue concept, know how to arrange. If he is a dj, then he has to know how to mix as well, sampe bener bisa mencipta lagu termasuk lirik nya. Ini yang sy kasih jempol sepuluh!!! :D


Above & Beyond banget ini kriterianya...gw Setuju bro! Utamakan yg berKualitas,dan Essensi serta dalam membuat lagu!
"Enourmous Uplift"


Offline Chris.M

  • GOLD MEMBER
  • *
    • Posts: 3.729
    • View Profile

Sekarang banyak yang punya ide banyak dan enggan bikin lagu sendiri, karena ga ada waktu buat belajar softwarenya. Well sebenernya hal yang seperti itu jangan menghalangi lo untuk berkarya. Sedikit info, banyak DJ Indonesia (yang namanya juga cukup ngetop) karena sangat sibuk dia menyerahkan urusan produksi ke orang lain. Jadi prosesnya dia breafing dulu maunya seperti apa ke si tukang bikin lagu, terus tinggal ngawasin aja sampai lagu dinyatakan selesai.

So whats stopping you to be a music producer?
terus berkarya...


enak banget yah?! apa iya yg begitu bisa masuk kategori produser? LOL

IMHO, definisi producer disini setau gw dibagi 2 : sequencer & sound engineer,
untuk Sequencer sendiri dia lebih ke teknis mulai dari 0 pembuatan lagu, explore sound, arrangement. 
Sound Engineer lebih ke mixing & mastering.
nah yg jd pertanyaan gw adalah klo cuma ngasih ide itu apa msh bisa dibilang music producer?  ;D   well, gw pernah discuss ini ke salahsatu international dj waktu dia main disini, armin, tiesto, PVD pun ada producer sendiri untuk pembuatan lagu mereka. tapi yg gw mau underline disini actually they know knowledge about software , bukan yg ga tau apa2 & blank 100%.
dibutuhkan ketelitian, passion, sense musik, & itu semua butuh waktu & proses buat belajar, ga bisa scr instant,  intinya sih balik ke orgnya masing2, klo emng dia ga punya waktu, dan maunya serba instant bisa dng order lagu lgs ke producernya  ;)

yep.. kelihatan kok mana bikinan sendiri, mana remixan, n mana bikinan orang lain.. music never lie. so, jadi produser yg berjuang sebisa mungkin, jgn yg instan, we need supports and quality producers, and quality posts ;)
lets start learning and create something, not to be 'a wanna be' by paying some money

peace


Offline Teeyo

  • Hardcore Partygoers
  • *****
    • Posts: 771
    • View Profile
    • www.myspace.com/cristoandteeyo
beda pengartian, kalau orang yg hanya meluangkan ide, lebih cocok disebut komposer atau arranger, bukan sbg produser..

"how can we said it was a producer if not producing?"

ga seharusnya sih kalo bisa dibilang or mengakui seseorang itu produser tapi sebetulnya itu hasil tangan org lain, but he do nothing more than share an idea, tapi nama dia yg dijual, wow..
kalo mau jadi produser belajar software itu jalan utamanya, software dimana-mana udh gampang, tinggal googling aja, or beli aja cd non-original, ada banyak kok. kalau bisa or minat belajar alat musik malah lebih bagus, gw jujur lebih bisa salut sama produser yg bisa main alat musik juga..

kita produser yg udah banyak berjuang bikin track sampai dpt tempat disana lebih dukung produser yg benar2 berjuang n berkarya sendiri, kolaborasi, or at least dia bener2 involve langsung.. ga hanya luangin ide dan akhirnya nyuruh org lain bikin track, bayar, beres, terus dpt pengakuan dia produser, gampang bgt yah skrg jd produser kalo dipikir-pikir..

Like it or not, jadi producer ya harus bisa bikin lagu sendiri
so kalo mau disebut producer, learn to produce, n berjuang bareng.. peace

IMHO, entertainer entah itu band, solo vokal, group, etc, dia punya kelebihan & essensi musik yg tinggi, contoh : klo dia solo vokal / diva yg sukses, dia punya kelebihan di vokal yg punya ciri khas / karakter, klo dia band, average teknis musikalitas pengerjaan dari 0 - finish itu langsung dari personil band itu sendiri, at least ga cuma punya ide dan bayar untuk sebuah produksi,  sama dgn producer edm,  ada value yg jadi kebanggan si artis / producer itu sendiri. PEACE ;)


Offline Gober

  • Administrator
  • GOLD MEMBER
  • *****
    • Posts: 5.208
    • View Profile
    • www.ravelex.net
wah thanks for the respons...

sebenarnya gua mengemukakan topik ini sebagai bahan diskusi. menurut gua, ga ada salahnya seorang yang ga punya kemampuan untuk bikin lagu, tapi dia ada ide yang bisa dituangkan. tarok lah dia sebagai penulis lagu, tapi ga bisa mengoperasikan alat2 yang diperlukan. masak hasil pemikirannya dibiarin hilang jadi angin? gua rasa ga adil juga buat dia kalau dia datang ke produser, terus dia kasih tahu idenya dia, lalu mentang2 si produser itu yang capek2 bikin lagu, terus dia ngakuin itu lagunya dia. ya secara yang punya inisiasi adalah si pemilik ide, seharusnya dia yang menjadi pemilik lagu. masalah dia bayar atau tidak itu urusan masing2 lah.

all im saying jangan biarkan ide lo hilang ditelen naga, banyak jalan menuju roma...
soal kebanggaan bikin lagu sendiri, itu udah pasti dong, lo lebih bangga bikin lagu sendiri.
lagipula , ga usah muna, hal ini bisa jadi mata pencaharian juga buat produser2... :D
One cigarette costs 2 minutes of your life. One bottle of beer costs 4 minutes of your life. One working day costs 8 hours of your life.

Ravelex.net - Administrator
Email : Admin[at]rvlx.net
Phone : 021-9996-7859 (office hour)
fax.: 021-7


Offline Gibran

  • Hardcore Partygoers
  • *****
    • Posts: 698
    • View Profile
for me it's simple, banyak musisi2 atau band di luar sana yang album nya meledak keras berkat tangan dingin dan kuping produsernya, meskipun tidak turut campur penulisan lagu....which means, Dion is completely true, idea is an idea, masalah penerapannya itu belakangan....


Offline Chris.M

  • GOLD MEMBER
  • *
    • Posts: 3.729
    • View Profile
well,, banyak jalan untuk memulai belajar producing, soal cara bagaimana dan lain sebagainya udah ada banyak dimana-mana, mulai dari buku, refrensi di website or forum, nanya temen, dsb.. tinggal niatin cari, coba, pelajari. so be it. that is how it works, kalo punya ide, kembangin, olah, salurin,, ga bisa, ya belajar sampai bisa, simple.

sorry2 aja kalo model penyaluran idenya seperti yg dicontohkan dengan ambil jalan pintas dan instan begitu sih malu2in namanya, mending ga usah sekalian.
bayar itu sah aja selama itu beli putus untuk "remixing" atau "kolaborasi".

learn to move our steps forward, not moving backwards.. dan jadi produser itu susah, butuh perjuangan. peace  *tepuktangan*


Offline Ijash

  • Hardcore Partygoers
  • *****
    • Posts: 783
    • View Profile
Setuju bgt ma post2nya chris m!
Kl gue bilang sih, ide yg disalurin ke producer tuh sah2 aja, tp gw sbnrny kurang suka ama sistim jual lepas.. Kesannya kasian bgt si produser yang udh cape2 nimba ilmu producing, sedangkan yang punya ide atau yang beli lagu yang booming. :( tp realistis aja siih.. Tergantung kesepakatan antara yang punya ide ma producernya..
Tapi paling top emang kalo semuanya di jalanin dr awal. Bukan nyewa org lain.. Gw jauuh lebih hargain itu.



Warning: preg_replace(): The /e modifier is no longer supported, use preg_replace_callback instead in /home/ravelex/public_html/forum/Sources/Aeva-Embed.php on line 378

Warning: preg_replace(): The /e modifier is no longer supported, use preg_replace_callback instead in /home/ravelex/public_html/forum/Sources/Aeva-Embed.php on line 378

Warning: preg_replace(): The /e modifier is no longer supported, use preg_replace_callback instead in /home/ravelex/public_html/forum/Sources/Aeva-Embed.php on line 378

Warning: preg_replace(): The /e modifier is no longer supported, use preg_replace_callback instead in /home/ravelex/public_html/forum/Sources/Aeva-Embed.php on line 378

Notice: Undefined offset: 2 in /home/ravelex/public_html/forum/Sources/Aeva-Embed.php on line 654

Warning: preg_replace(): The /e modifier is no longer supported, use preg_replace_callback instead in /home/ravelex/public_html/forum/Sources/Aeva-Embed.php on line 378

Warning: preg_replace(): The /e modifier is no longer supported, use preg_replace_callback instead in /home/ravelex/public_html/forum/Sources/Aeva-Embed.php on line 378

Warning: preg_replace(): The /e modifier is no longer supported, use preg_replace_callback instead in /home/ravelex/public_html/forum/Sources/Aeva-Embed.php on line 378

Warning: preg_replace(): The /e modifier is no longer supported, use preg_replace_callback instead in /home/ravelex/public_html/forum/Sources/Aeva-Embed.php on line 378

Notice: Undefined offset: 2 in /home/ravelex/public_html/forum/Sources/Aeva-Embed.php on line 654

Offline Heru Iqbal

  • Hardcore Partygoers
  • *****
    • Posts: 804
    • View Profile
Sekedar sharing aja..

Ini fakta yang benar-benar terjadi di Indonesia, Kawan-kawan pernah dengarkan lagu "Love Or Money" dari Cinta Laura..???  Asal tahu saja, bahwa track yg keren itu sebenarnya adalah hasil tangan dingin rekan kita Sumantri.  Pertanyaannya, Kenapa kok yang dipromoinnya Cinta Laura - "Love Or Money" BUKANNYA Sumantri Feat Cinta Laura - "Love Or Money" ??? 
Seperti yg dion bilang, inikan tergantung Ordernya siapa.

cinta laura cinta atau uang


Atau... Sama halnya dengan lagu "Lets Dance Together", Yg dipromosikan untuk lagu itukan, Melly Goeslaw Featuring BBB, Padahal asal tahu aja, yang bikin lagu itu bisa jadi enak dipake buat ngeDance adalah hasil kerjaan DJ Romy. Mustinya kan tulisnya begini DJ Romy Feat Melly Goeslaw and BBB - "Lets Dance Together" TAPI YANG DITULIS Melly Goeslaw Featuring BBB - "Lets Dance Together"...

Lho.. Kenapa Bisa Begitu ??? Sama seperti yg Dion bilang, tergantung Ordernya siapa..

MELLY GOESLOW FEAT BBB - LETS DANCE TOGETHER


OK. Jelas doong kasusnya sekarang..
Sama seperti yg Dion bilang, Tidak selamanya producer itu harus bisa bikin lagu sendiri..
Ya Kan Dion ???

 


 

Templates: 3: index (SunRise20), Portal (default), Display (SunRise20).
Sub templates: 8: init, html_above, body_above, portal_above, main, portal_below, body_below, html_below.
Language files: 4: SPortal.english (SunRise20), index+Modifications.english (SunRise20), ThemeStrings.english (SunRise20), Aeva.english (SunRise20).
Style sheets: 1: portal (default).
Files included: 18 - 966KB. (show)
Queries used: 34.

[Show Queries]
SimplePortal 2.3.7 © 2008-2021, SimplePortal