Ravelex

On Stage => Disk Jockey => Topic started by: Gober on 06/05/09, 14:10

Title: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: Gober on 06/05/09, 14:10
Gua mengamati perkembangan harga DJ dari tahun ke tahun segitu2 aja ya. Dengan kenaikan inflasi dan lain lain kayaknya makin lama makin turun. Dulu ada DJ lokal yang bisa matok harga sampai 15 jt dalam kota, sekarang rata2 "cuman" 10. Dan banyak juga DJ kita yang sudah bisa dibilang senior, masih main dengan bayaran 1 - 2 juta aja, padahal dia seharusnya bisa dibayar 3 juta.

Diluar seorang profesi DJ diakui secara hukum, sehingga mendapatkan fee minimum. Melihat industri yang sudah sangat besar seperti sekarang, apakah kita perlu hal seperti ini?
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: dj_junz on 06/05/09, 14:40
Kyk nya perlu deh. Tapi apa bisa semua DJ bisa kompak tanpa banting bantingan harga?
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: 7 on 06/05/09, 14:48
Kadang jadi buah simalakama sih kalo utk urusan fee. Mau beli putus (even itu temen sendiri) tapi kadang kepentok di duit / sponsor. Mau terus2an profit sharing juga ga enak. Iya kalo pas kebetulan sharingnya lagi gede. Kalo pas dapetnya kecil? Blom lagi berurusan dgn club2 yg suka rip off utk masalah duit. Cape deh cyn..
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: djshissy on 06/05/09, 14:51
iya neh, susah jg.. kadang2 kita udh kasih harga kita, malah di bandingin ama dj laen? "masa sehh segitu, mahal amat, DJ A aja cm segini ".... capeee de..... :(
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: Marcell on 06/05/09, 14:51
Paman tuh kalo bikin topic emang  *bgs* *bgs* *bgs*

Menurut gw sih perlu yah....tapi bingung nentuin standarisasinya

Karena menurut gw dj itu suatu seni yang ga bisa dibandingkan antara satu dan lainnya

Dan makin kemari makin banyak juga dj yang keren dan berbakat

Dan yang senior juga jam terbangnya makin bertambah tinggi sehingga kualitasnya makin bagus

Bahkan ga jarang ada juga dj baru yang skill dan kemampuannya bisa menyaingi para seniornya

Namun....tak jarang ada oknum2 yang menghancurkan harga dari para seniman2 berbakat ini

Kalo memang bisa dibikin standarisasi sih.....support pastinya
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: dedoSixteen on 06/05/09, 14:55
Quote from: 7 on 06/05/09, 14:48
Kadang jadi buah simalakama sih kalo utk urusan fee. Mau beli putus (even itu temen sendiri) tapi kadang kepentok di duit / sponsor. Mau terus2an profit sharing juga ga enak. Iya kalo pas kebetulan sharingnya lagi gede. Kalo pas dapetnya kecil? Blom lagi berurusan dgn club2 yg suka rip off utk masalah duit. Cape deh cyn..

brod alangkah baiknya jika main di event temen menggunakan system syariah pembayarannya, di bayar putus cuma seadaanya maksudnya..

NB: curcol, jamannnya bernaung di sebuah eo dulu gw cuma merasakan beli putus itu 3 kali, pertama di bayar pake plat sm odot, yang kedua ke tiga ngga lebih dari angka 1jt..hikshikshiks
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: 7 on 06/05/09, 14:56
Sebenernya gampang sih bikin standarisasi. Contoh aja tuh anak2 band. Mereka tiap tahun pasti ada penyesuaian tarif, dan tetep laku2 aja ditanggep. Kita kenapa agak susah nentuin tarif? Karena faktor tadi...suka susah ngebedain "mana temen" dan "mana bisnis". Kalo 2 hal itu udah bisa diterapin, gue yakin bisa survive dgn hidup sbg DJ. Belajar saling menghargai aja dulu. Yg laen pasti akan ikut dengan sendirinya
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: Marcell on 06/05/09, 15:07
Quote from: 7 on 06/05/09, 14:56
Sebenernya gampang sih bikin standarisasi. Contoh aja tuh anak2 band. Mereka tiap tahun pasti ada penyesuaian tarif, dan tetep laku2 aja ditanggep. Kita kenapa agak susah nentuin tarif? Karena faktor tadi...suka susah ngebedain "mana temen" dan "mana bisnis". Kalo 2 hal itu udah bisa diterapin, gue yakin bisa survive dgn hidup sbg DJ. Belajar saling menghargai aja dulu. Yg laen pasti akan ikut dengan sendirinya

Sabiiiiii....
Kadang sama temen emang ga enakan kita sob...apalagi yang dah kenal deket banget
Hal ini juga bisa berlaku bila behubungan dengan media, karena pertimbangan promosi dan lainnya
Tapi biarlah itu menjadi rahasia kalian aja bukan, beda urusannya dengan komersialitas
Kalo emang untuk event gede dan ada sponsor, kenapa kita ga bisa nentuin harga sesuai standar yang kira2 sesuai dengan kemampuan kita sebagai dj
DJ makin tinggi standarisasinya itu diukur dari mana? Jam terbangkah? Labelnya kah? Udah produce lagukah? Skillnya kah? atau yang lainnya?
Karena belum tentu yang jam terbang tinggi skillnya bagus, dan bisa juga yang udah produce track yang ajib2 tapi ternyata ga punya label...etc
Makin ribet yah brooooooo
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: Teeyo on 06/05/09, 15:20
Quote from: 7 on 06/05/09, 14:56
Sebenernya gampang sih bikin standarisasi. Contoh aja tuh anak2 band. Mereka tiap tahun pasti ada penyesuaian tarif, dan tetep laku2 aja ditanggep. Kita kenapa agak susah nentuin tarif? Karena faktor tadi...suka susah ngebedain "mana temen" dan "mana bisnis". Kalo 2 hal itu udah bisa diterapin, gue yakin bisa survive dgn hidup sbg DJ. Belajar saling menghargai aja dulu. Yg laen pasti akan ikut dengan sendirinya

Agree w/ 7, emng bner hrs diterapin kyk gitu, apreciated each other.. Adanya DJ/producer kan sebuah salahsatu bentuk dari apresiasi hasil karya seni, kesadaran jg buat si talentnya, klo emng dia udah merasa worth it antara skill dan rate yg dia tawarin, knp ngga ?? toh intinya BAND ama EDM sama2 musik dalam Entertainment, seharusnya system prosedur penjualannya sama, tapi faktanya beda :(
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: BLANCO on 06/05/09, 15:30
Quote from: Gober on 06/05/09, 14:10
Gua mengamati perkembangan harga DJ dari tahun ke tahun segitu2 aja ya. Dengan kenaikan inflasi dan lain lain kayaknya makin lama makin turun. Dulu ada DJ lokal yang bisa matok harga sampai 15 jt dalam kota, sekarang rata2 "cuman" 10. Dan banyak juga DJ kita yang sudah bisa dibilang senior, masih main dengan bayaran 1 - 2 juta aja, padahal dia seharusnya bisa dibayar 3 juta.

Diluar seorang profesi DJ diakui secara hukum, sehingga mendapatkan fee minimum. Melihat industri yang sudah sangat besar seperti sekarang, apakah kita perlu hal seperti ini?
ada pertimbangan lain juga dalam menentukan fee DJ,,,,,, seperti kapasitas venue/club. kan gak adil juga kalo venuenya kecil trus kita charge fee yang tinggi,,, ya gak? intinya ada "range" yang fleksibel.
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: Discomfort on 06/05/09, 17:16
Ini yg gw dan temen2 yg laen pelajari di scene VJ:

Kalau mau ada standarisasi harga, musti ada standarisasi skill..


Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: djzilch on 06/05/09, 18:41
good topic.

Memang jaman sekarang makin banyak DJ, karena fasilitas memungkinkan untuk jadi DJ lebih gampang

jaman dulu waktu gue baru mulai, CDJ belum di standarin, jadi either u play vinyl or you dont play...
this era is, in my opinion, a lot better than today because:

DJ's back then were REAL DJ's who spin records and spend so much time and effort in collecting these records!
personally gue dulu bangun pegi2 setiap hari senin and selasa di sydney, soalnya FRESH ARRIVAL OF VINYL
comes at those days, i wanted to be the first who browse through the new arrivals and buy the best stuffs...
This was the CORE of DJING back then, the performance on the decks was just as important as the time and effort you put PREPARING THE TUNES

intinya, jaman dulu waktu VINYLS and TECHNICS were the bread and butter of the ART of DJing, things were better, DJs were Dedicated artists who put some time and effort in CRAFTING their performances



These days anyone can just buy a cheap CDJ's, or buy SERATO, or even download ABLETON for free
from the internet and then RIPPING MP3's off the internet
basically these days anyone with a computer can be a DJ, the art is slowly gone...

Jaman sekarang, too many little kids act COOL and got the "HEY! IM A DJ! IM SO COOL" mentality
sedangkan mereka dont even  know how to CUE a ReCORd on a turntable! ITS SHOCKING!


jadi intinya, jaman sekarang its TOO EASY to be a dj

resulting --> too many little kids offering to play for free

promoters are money hungry people too, mereka mikir "HEY kalo gue bisa isi slot timenya gratis
why bother pay for it?"   makanya GLOBALLY, Even in australia, DJ's were getting less and less money for their gigs


SO.... is it still possible to earn your income SOLELY from DJING?

to be honest its HARD, most of the DJ's i know work a daytime job too, unless your PVD or Armin of course!

The only way to be a successful and well paid dj these days is to be EXTREMELY GOOD at it
(contohnya: EDDIE HALLIWELL, ada yang pernah liat dia manggung gak? OMFG!!!! THIS GUY IS INSANE ON THE DECKS!!!  Or... JAMES ZABIELA... insane SKILLS!)

or... you can try to become a PRODUCER other than just a DJ, coz it certainly HELPS carry your name in the scene

contoh: kalo elo produce a track good enough and be played by armin van buuren in his A STATE OF TRANCE
sets, THATS IT, YOUR NAME WILL BOOM in minutes!


Ini memang topik yang kontroversial, tapi its true
intinya:  keep on crafting your skills, only with the proper skills that you can demand more payment from the promoters,  kita harus ada mentalitas gengsi,  contohnya: promoter mau ngebook elo as a dj, tapi dia
refuse to pay us a good money for our well earnt effort
what do we do? well we show the promoter how much we're worth and DONT BE AFRAID TO SAY NO
to the gigs, emang agak gila sih, tapi if you're really good, 99 percent of the time they will still book you!

Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: B*A*R*U on 06/05/09, 18:49
^
^
^
|
|
Nice Comment brotha... Couldn't say more about it...
100% Agree
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: bimzkee on 06/05/09, 20:21
mungkin soal fee dj ini juga berkaitan dengan perkembangan scenenya ini sendiri.. kemaren pas di redma gue baru ngobrol2 sama one of the senior djs and respected one lah di jakarta... but he's giving up now...

why?

industrinya sendiri udah susah berkembang... apalagi untuk dj2 yang memang idealisme nya tinggi... di satu sisi... sang dj idealismenya tinggi banget dalam hal musikalitas dan concept... (4 instance Underground) tetapi dr sisi lain (venue) susah untuk mengakomodir karena ada anggapan/persepsi di awal bahwa ujungnya concept tadi tidak mendatangkan revenue yang bagus

mungkin solusinya.. selain memang harus ada sebuah standarisasi dalam fee dj, harus juga ada sebuah penyeimbang standarisasi itu, for example katakanlah, pendewasaan crowd ataupun standarisasi skill

susah kalo hanya sebuah standarisasi berdiri sendiri tanpa didukung oleh elemen pendukung lainnya...

pendewasaan crowd yg bagaimana?

pendewasan crowd mungkin sesuatu yg jadi PR kita semua... emang gak gampang dan takes time banget menurut gue pribadi...

selain pendewasaan crowd, ada juga bentuk pendukung sih menurut gue.. contoh lainnya adalah.. standarisasi skill

Ok seorang artist ingin di standarisasi dalam hal fee nya, tapi sebagai penyeimbangnya.. tentunya si DJ tadi pun harus melewati sebuah proses standarisasi skill...

skill disini pun macem2 dan harus dinilai secara objektif menurut gue... contoh...
- basic skill.. (mixing, programming, dll)
- musicality skill (taste berperan penting disini)
- advance skill (crowd interaction, sounds enhancements, dll)
- dan lain2...

jadi menurut gue belum tentu dancefloor filler itu bagus... (bisa aja dia menjadi dancefloor filler karena request dr crowd diputerin terus semaleman) which is gak ngedidik juga...

ok dia good in producing tracks.. tapi apakah dia bisa menjadi seorang entertainer sejati? yang memenuhi standarisasi di atas sehingga dia bisa mendapatkan sebuah standarisasi fee yg di harapkan? belum tentu... (trust me there are living proofs for this one guys... hehehe)

itu tadi cuman 2 contoh elemen pendukung standarisasi DJs fee menurut gue.. dan kalo mau digali lagi bisa jadi satu makalah kali ya? hahahaha

so menurut gue... standarisasi ini harus dijalankan bukan hanya dr sisi fee aja.. tapi dari segi2 lainnya juga yang menurut gue hal ini menuntut keterlibatan banyak pihak yang terkait di dalam industri ini seperti artist management, music labels, media, government, sponsors, clubs, dan yang pastinya.. the people itself...

kalau soal bentuk penilaian / standarisasinya seperti apa dan bagaimana pelaksanaanya.. honestly gue pun bingung, tapi why dont we start to formulate that, ya gak?

so, yg jadi pertanyaan skrg.. who's gonna initiate this standardization? and how?
kalo mau kita seriusin.. lets talk.. for the sake of Indonesian EDM development... gue mau kok terlibat hehehe

kalau emang industrinya mau maju... this is the time menurut gue...

cheers  ;)

Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: AdaGio on 06/05/09, 21:23
^
^
^
Yuuk.. Seminar yiuukk..
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: Discomfort on 06/05/09, 23:20
@djzilch

hmm.. walaupun gw bukan dj, but IMHO, blaming the new technology and the new generation, at least for me, is a somewhat regresive act..

"jaman gue dulu, jaman oom gue dulu, jaman kakek gue.."

man, we live here and now. These "kiddie DJ's" live here and now. Not back then. So what if people used mp3 these days? Does that means they're not entertaining?  Yg gw tau, yg penting jadi dj bukannya tehnik ini itu dan alat yg dipakainya ONLY. Isn't what comes out of the speakers and into our hearts through our ears that matters? Crappy dj's that used TT also exist you know.. so I don't think that the "art" would died because of these technology. Technology are created to better our life, although it can also make things worst, but it depends on the person who used it. It depends on HOW they use it, essentially. So I agree with you.. they just have to be EXTREMELY GOOD at whatever they're doing. No matter what they use.

Dan bukankah ketika permasalahan teknis seperti beatmatching etc sudah tidak menjadi masalah, dj "masa kini" ini jadi punya kesempatan untuk ngulik hal2 yang dulunya tidak mungkin? Who knows? Why don't we find out instead of blaming those who tried? Emang semua org MUSTI gitu ya punya plat dan TT.. huahuahu..mahal booook...

Soal mereka akhirnya jadi maen gratisan, gw rasa bukan mereka yg brengsek (siapa sih yg mau maen gratis? emang enak? Emang nyari2 track di net itu gampang? Dan apakah kalo donlod lagu dari net itu slalu artinya ngerip? pfft :) lets not generalize ). Lantas siapa yg brengsek? Ya yg gak mau bayar seharusnya kaliiiiiiii....  tuh.. org2 yg narik2 dj2 baru, yang maksa2 maen gratis dengan janji akan diorbitin, sharing profit, etc etc.. blame them! Blame venue2 dan EO yg rakus dan oportunis. Instead of creating a better scene, they turn it into a cheap, blatant product! FYI ini gak kejadian di scene DJ aja kok, it happens everywhere. DJ's, VJ's, MC's, semua.. it happens on every aspect of the scene.. why?

Because it sells..  and thus "they" profit..

Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: dj_junz on 06/05/09, 23:32
To Much Problems to Solve with it. Do Not Blame anythings or anyone, but try find a way how to solve this problems.
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: negative on 07/05/09, 00:34
hukum ekonomi yang sangat mendasar berlaku di sini.... banyaknya jumlah DJ tidak sebanding dengan jumlah venue, promotor bahkan crowd.

at the end, survival of the fittests. yang masuk kategori fit cuma dua: (1) mereka yang "melacurkan dirinya" dengan menurunkan published rate/fee; (2) mereka yang memang berkualitas dan konsisten dengan apa yang sudah mereka lakukan.

standarisasi fee adalah hal yang kompleks karena menyangkut banyak pihak. selama masih banyak yang "melacurkan diri", ya jangan harap average fee akan membaik. ;-)

stop whining, it won’t solve the problem of lack of confidence—it will make it far worse.
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: sin.AD on 07/05/09, 00:41
Quote from: negative on 07/05/09, 00:34

standarisasi fee adalah hal yang kompleks karena menyangkut banyak pihak. selama masih banyak yang "melacurkan diri", ya jangan harap average fee akan membaik. ;-)


yep..said and done...mudah2an yg ngerasa suka melacurkan diri bisa sadar diri dan berubah...
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: negative on 07/05/09, 00:53
ada baiknya introspeksi diri, apakah kita sudah pantas mendapatkan fee senilai yang kita mau? ingat bahwa promotor/club punya aturan "pay peanuts you get monkeys", lho. :-)

setelah menetapkan published rate/fee yang diharapkan dan menemui kendala (i.e. gak ada club/promotor yang sanggup bayar), ya harap menunggu dengan sabar sampe ada club/promotor yang sanggup kalau gak bisa sabar ganti profesi aja... :p

duh, kalo aja gak ada FPI atau UU ttg. pornografi, gue yakin pasti ada puluhan Naked DJane. hahahaha...



dem, why so serieus?
*tendang @CsB*
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: djzilch on 07/05/09, 07:31
Quote from: Discomfort on 06/05/09, 23:20
@djzilch

hmm.. walaupun gw bukan dj, but IMHO, blaming the new technology and the new generation, at least for me, is a somewhat regresive act..

"jaman gue dulu, jaman oom gue dulu, jaman kakek gue.."

man, we live here and now. These "kiddie DJ's" live here and now. Not back then. So what if people used mp3 these days? Does that means they're not entertaining?  Yg gw tau, yg penting jadi dj bukannya tehnik ini itu dan alat yg dipakainya ONLY. Isn't what comes out of the speakers and into our hearts through our ears that matters? Crappy dj's that used TT also exist you know.. so I don't think that the "art" would died because of these technology. Technology are created to better our life, although it can also make things worst, but it depends on the person who used it. It depends on HOW they use it, essentially. So I agree with you.. they just have to be EXTREMELY GOOD at whatever they're doing. No matter what they use.

Dan bukankah ketika permasalahan teknis seperti beatmatching etc sudah tidak menjadi masalah, dj "masa kini" ini jadi punya kesempatan untuk ngulik hal2 yang dulunya tidak mungkin? Who knows? Why don't we find out instead of blaming those who tried? Emang semua org MUSTI gitu ya punya plat dan TT.. huahuahu..mahal booook...

Soal mereka akhirnya jadi maen gratisan, gw rasa bukan mereka yg brengsek (siapa sih yg mau maen gratis? emang enak? Emang nyari2 track di net itu gampang? Dan apakah kalo donlod lagu dari net itu slalu artinya ngerip? pfft :) lets not generalize ). Lantas siapa yg brengsek? Ya yg gak mau bayar seharusnya kaliiiiiiii....  tuh.. org2 yg narik2 dj2 baru, yang maksa2 maen gratis dengan janji akan diorbitin, sharing profit, etc etc.. blame them! Blame venue2 dan EO yg rakus dan oportunis. Instead of creating a better scene, they turn it into a cheap, blatant product! FYI ini gak kejadian di scene DJ aja kok, it happens everywhere. DJ's, VJ's, MC's, semua.. it happens on every aspect of the scene.. why?

Because it sells..  and thus "they" profit..



you probably misunderstood what i said.

I didnt blame the technology, i blame the PEOPLE who were ABUSING them

and i also blame the mentality of a lot of the newer djs who arent in it because they have a passion for it, some people become a dj for all the wrong reasons~ you should be in it primarily for the music aniways!

at the end if you're really good at what you're doing (whatever you use), you shouldnt have any problem getting more money from the promoter, coz if you're worth it (and if ur the guy bringing all the people in) theres no reason why they dont want you around

oh, and having a fanbase helps~  do what you gotta do, spawn friends on myspace and facebook, burn good looking mix CDs and give them to everyone you see etc, A DJ is a marketable thing u know? if you push your own name around hard, to the point that everyone knows your name and your work, then  promoters tend to bow down to you more

so yeah, rather than waste time whining about a never ending topic, lets all go back to our decks and practice those killer moves~ it will do us a lot better in the future
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: bimzkee on 07/05/09, 10:10
Quote from: negative on 07/05/09, 00:53
ada baiknya introspeksi diri, apakah kita sudah pantas mendapatkan fee senilai yang kita mau? ingat bahwa promotor/club punya aturan "pay peanuts you get monkeys", lho. :-)

agree... tapi apakah dr pihak promotor/venue objective dalam melihat hal ini?

misalnya kalo ternyata sang performer mempunyai idelisme tinggi, terus let say idealismenya pun diterima crowd saat itu yang berimpact ke revenue club yang bagus, dancefloor penuh..

tapi ada satu yg menjadi ganjalan seperti yg paling sering ditemuin kasusnya disini adalah... sang performer tidak sanggup memuaskan "tamu2 reguler" yg notabene pinginnya lagu requestnya / anthem nya itu diputar... terus ditambah nanti dari pihak venue akan menyampaikan hal itu ke si performer..

"sob, ada lagu X gak? tamu gue request ni... puterin yah" - kurang lebih gitu lah cara penyampaiannya

akankah itu tetap diliat sebagai performer yang bagus dan layak mendapatkan standarisasi? kalau misalkan dia tetap pada idealismenya untuk tegas tidak akan melayani permintaan2 seperti itu?

well sometimes we do have to be a lil bit flexible... tapi up to what point?

thats why spt yg gue coba saranin, bener2 ini butuh keterlibatan semua pihak, n ga bisa cuman di koreksi dari satu sisi aja...

now.. are we gonna willing 2 do that?

ask yerself...  ;)

Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: dj_junz on 07/05/09, 11:42
Kalau misalkan "Lu Liat perform gue dulu, ntar baru kita ngomong pembayaran yang pantes buat gue" kl kyk gitu gimana tuh?
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: 7 on 07/05/09, 11:57
@ junz: hmmm..gue rasa sih kalo EO atau Venue yg sengaja mengundang si dj sih,harusnya udah tau ya kapasitas dan skill sang dj itu layak dibayar berapa. Lain halnya kalo kita begging ke EO atau club supaya bisa dapet slot maen. Gue sih lebih setuju utk standard fee si dj sendiri yg nentuin. Tapi kembali lagi, harus sadar diri juga. Jgn skill pas2an, lagu gitu2 aja, performa stage biasa trus minta fee diatas rata2. Itu sih brochist dan vamping namanya
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: Marcell on 07/05/09, 12:26
Quote from: 7 on 07/05/09, 11:57
@ junz: hmmm..gue rasa sih kalo EO atau Venue yg sengaja mengundang si dj sih,harusnya udah tau ya kapasitas dan skill sang dj itu layak dibayar berapa. Lain halnya kalo kita begging ke EO atau club supaya bisa dapet slot maen. Gue sih lebih setuju utk standard fee si dj sendiri yg nentuin. Tapi kembali lagi, harus sadar diri juga. Jgn skill pas2an, lagu gitu2 aja, performa stage biasa trus minta fee diatas rata2. Itu sih brochist dan vamping namanya
Bwakakakakakaka.....bisa aja lo ndra
Jadi inget postingan yang lagi gw pantengin terus nih hehehehehehe
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: Discomfort on 07/05/09, 12:32
@bimzkee


Ya gitu deh, gak bisa nyalahin crowd mulu juga. Crowd yg dateng ya gimana venue nya sendiri.. kalo crowdnya norak, ya mungkin gara2 venuenya norak juga.. heran gue juga. Kok makin ke sini makin katro yah? Settingannya gak ada rubahnya dari jaman ali topan - catatan si boy - sampe sekarang...Gak ada ya yg niat bikin venue kayak Fabric ama The End di Inggris, Berghein & Panorama bar di berlin, Home di singapore etc.. yg fokusnya adalah performer2 yg punya usaha utk bikin breakthrough, yg gak melulu jualan GLITZ n GLAMOUR tapi FAKE.. cupu.. dress code sok ketat tapi contents nya minim.. orang kok kaya2 tapi norak.. hahahha.. kolekan aja apa kita2 bikin venue sendiri?

@all

kayaknya fenomena ini gak cuman di DJ aja deh, kalo lo liat thread ttg VJ di main talk, permasalahannya gak jauh beda..

lantas siapa sih sebenernya yg bikin standarisasi harga? Setau gw sih ya venue yg kayak gitu.. label sih ya ngikut2 aja..

Gak sih, gak berarti venue yg udah2 itu jelek apa gimana, cuman kan benernya pasar tuh macem2..  produk tuh macem2.. lah ini jualannya gitu gituuu aja mulu.. gimana gak basi? Kayak di daerah cilembu situ, 15-20 warung semuanya jualan peyeum, kentongan cabe, dan ubi cilembu.. ya kagak lakuu kaleee...

Masalahnya kalo udh gak laku yg diteken budgetnya ya performer, mo VJ kek DJ kek, label kek.. semua melarat dan gak laku akibatnya.. belum colong2an sharing profit yg jadi gak fair sama label.. gimana mau maju kalo begini?
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: bimzkee on 07/05/09, 12:53
discomfort

haha norak juga kan luas artinya... bisa aja secara fisik sih elegan... glamour.. tapi soal taste.. tetep norak.. bener gak?

i didnt blame it to the crowd sih.. i didnt blame it to anyone juga... cuman nyari penyeimbang2 dari semua angle aja... sekali lagi kan thats why ini jadi PR semua pihak...

bener kata indra.. standarisasi dr diri sendiri aja.. muke tembok aja.. tapi yah liat2 juga, sesuai gak standar yg lo minta dengan apa yg lo berikan... pihak lain juga nilai objektif.. sesuai gak apa yg dia minta.. gitchuuu

yuuk ahh
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: Gober on 07/05/09, 13:05
dont blame the crowd. salahin venuenya lah kenapa dia datengin tuh dj, seharusnya dia tahu dj mana yang cocok dipanggil sesuai crowdnya, jangan kalo crowd suntuk gara gara tuh dj main ga sesuai selera mereka. dj ibarat kaset, ada kaset rock, pop, blues, jangan orang2 lg pengen denger rock terus dipasang pop, kalo pada ngamuk jangan salahin kasetnya...

iye gua membuka topik ini karena gua liat di industri seni yg lain udah ada standarisasi, contohnya di industri band. apakah kita akan mengimplementasikan hal yg sama atau memang tidak akan sama sekali?
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: bullebali on 07/05/09, 13:19
@ brotcist
Susah..
Yang bisa nentukan fee, ya DJ itu sendiri..
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: Discomfort on 07/05/09, 13:34
kalo yg nentuin dj itu sendiri, apa artinya yg punya duitnya mau bayar segitu? belum tentu kan? Ujung2nya ya standarisasi ini harus merupakan hasil dari negosiasi pihak2 yg terlibat.. tapi negosiasi gak mungkin juga kan  1 per 1 kan? nah ini lagi, siapa yg bisa merepresentasi? Kalo gak salah asosiasi club owner udh ada ya?... Mustinya ada asosisasinya sih ini, mo dj/vj.. musti bikin apa? Asal ujung2nya gak jadi mafia2an aja..
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: egha on 07/05/09, 13:46
aku coba ngasi pendapat ya,maaf2 sebelumnya kalo ada yg salah  *piss*

@ mas bimzkee

emg kalo ngomong masalah idealism emg susah.. sebenarnya idealism itu apa sih?? gengsi?? pride??

kalo menurut ane sih idealsime itu pemfokusan genre kita..ya simplenya kita main genre apa?? dan seharusnya kita bener2 qualified di genre tsb..

dan masalah harus kah lagu baru?? request?? dll??   kalo masalah lagu baru, ada yg bilang kalo main setnya wajib lagu baru..gimana kalo lagu2 yg baru pd melempem, ga ada yg vamping?? :P sebenernya lagu lama ato baru sih sah2 aja tergantung penempatan pd set kita aja.ya flownya itu..hihihi (dan vampingnya kali ya??)
dan dj2 top luar juga ada yg naroh lagu2 yg istilahnya udh kacangan di set mereka..tapi dengan versi yg berbeda..

Nah,yg diatas ini yg wajib jadi PR ama kita..sebagai dj mungkin kreatifitas yg paling dituntut..kita harus ngakalin gimana supaya permainan kita ga basi..masa harus beli lagu terus?? sedangkan job ga seberapa..
makanya kita harus start produce our own music..
itu yg bakal jadi pembeda kita dgn dj2 yg lain..kita mainin music kita sendiri..dan itu sebuah pride!
syp tau lagu kita keren..banyak keuntungannya, bisa dijual..trus dimainin dj2 lain..gimana ga sebuah pride tuh??
be creative guys!
ya minimal ngeremix dgn versi kita sendiri.misalnya ada lagu yg mungkin lg
vamping..pasti dj2 lain mainin itu kan..kalo kita punya versi sendiri dan lebih mantep kan asik tuh..ga bosen jadinya..
pasti langsung muncul pertanyaan kan kita ga bisa sembarangan ngeremix,harus ada izin?
nah kalo masalah ini ane belom terlalu ngerti..tp kalo misalnya kita ngeremix untuk kita sendiri ga dijual/disebar2in gmn???

nah mungkin 2 hal itu yg bisa dijadiin salah satu rekomendasi untuk standarisasi fee seorang dj..karena kita beda dengan dj2 yg lain..

sama kaya band,solo singer..dll mereka punya lagu sendiri..itu yg membuat mereka laku..
masa bawa lagu orang....mending manggil artisnya yg asli langsung..hehehe


trus masalah request..tamu reguler dll..
kalo ini mah..ane kembaliin sama eo-dan pihak club/venue
soalnya apabila kita/eo bikin event kan didalam proposal pengajuan ke pihak clubnya dicantumin profile dari artisnya/djnya..seharusnya pihak club harus juga ngerti dj2 tsb bermusiknya gimana, ya gt deh!!..hhe
jd ya jgn lg ada istilah req dari tamu reguler,karena itu event kita..kalaupun ada kan ntar bisa dikasi ke resident djnya..hhe..
makanya balik lagi ke yg mainin musik kita sendiri..
sama kaya band2 gt,kalau lagi perform..mana ada yg request2..hihihi  :P

ya gt lah kira2..tp ini just my opinion..labih dan kurang mohon maaf  *piss* *piss*

regrds,egha





Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: bimzkee on 07/05/09, 14:48
hi egha

bener sih .. be unique its important... that's the selling point...

tapi unique gak selalu harus bisa bikin lagu sendiri sih menurut gue... well dengan bisa create your very own track will be a very2 additional point... banget... i realize that....

tapi banyak juga kok local djs yang.. hmm.. belum produce their own tracks... tapi memang gokil2 aja... standar harganya juga tinggi... contohnya.. (not to offend anyone or diskriminasi yah... dj2 cewe skrg feenya tinggi2 lho.. hehehe...) - disini gue liat mungkin ada suatu uniqueness angle lain yg dilihat/dinilai yg menyebabkan feenya menjadi tinggi... (unique bcoz she's pretty & hot atau bisa juga memang unique karena memang dia bener2 dancefloor filler dr sisi performance nya dan juga musikalitasnya)

disisi lain... di scene kita ini... ada contoh beberapa sudah produce their own tracks... great tracks... asli... tapi.. yg keliatan di gue sih ga tau deh gue bener atau ngga.. do they get good fee? do they get the standard fee they require? belum tentu lho gha... ada satu producer, tracknya sudah dipake oleh dj2 internasional... tetapi mohon maaf.. disini kayak udah tenggelam namanya... sayang banget kan?

makannya butuh keterlibatan banyak pihak untuk apresiasi2 org2 yg udah berusaha to be unique and different tadi... karena kasian juga.. udah berusaha dan berjuang keras.. tapi ga ada apresiasi karena penilaian yg tidak objektif tadi...

cheers... ;)
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: club2club on 07/05/09, 15:09
Quote from: Discomfort on 07/05/09, 12:32
@bimzkee


Ya gitu deh, gak bisa nyalahin crowd mulu juga. Crowd yg dateng ya gimana venue nya sendiri.. kalo crowdnya norak, ya mungkin gara2 venuenya norak juga.. heran gue juga. Kok makin ke sini makin katro yah? Settingannya gak ada rubahnya dari jaman ali topan - catatan si boy - sampe sekarang...Gak ada ya yg niat bikin venue kayak Fabric ama The End di Inggris, Berghein & Panorama bar di berlin, Home di singapore etc.. yg fokusnya adalah performer2 yg punya usaha utk bikin breakthrough, yg gak melulu jualan GLITZ n GLAMOUR tapi FAKE.. cupu.. dress code sok ketat tapi contents nya minim.. orang kok kaya2 tapi norak.. hahahha.. kolekan aja apa kita2 bikin venue sendiri?

@all

kayaknya fenomena ini gak cuman di DJ aja deh, kalo lo liat thread ttg VJ di main talk, permasalahannya gak jauh beda..

lantas siapa sih sebenernya yg bikin standarisasi harga? Setau gw sih ya venue yg kayak gitu.. label sih ya ngikut2 aja..

Gak sih, gak berarti venue yg udah2 itu jelek apa gimana, cuman kan benernya pasar tuh macem2..  produk tuh macem2.. lah ini jualannya gitu gituuu aja mulu.. gimana gak basi? Kayak di daerah cilembu situ, 15-20 warung semuanya jualan peyeum, kentongan cabe, dan ubi cilembu.. ya kagak lakuu kaleee...

Masalahnya kalo udh gak laku yg diteken budgetnya ya performer, mo VJ kek DJ kek, label kek.. semua melarat dan gak laku akibatnya.. belum colong2an sharing profit yg jadi gak fair sama label.. gimana mau maju kalo begini?

komentar yang cerdas, tajam, dan juga penuh bumor  ;D ;D ;D
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: egha on 07/05/09, 15:38
@Mas bimzkee

ya bener bgt itu mas!! emg skrg lg booming2nya dj cewe..
sama kaya disni mas..aku kan di daerah..club2 disini sekarang cenderung nyarinya dj2 cewe..ya mungkin alasannya kurang lebih spt itu..hehehe..
mm..lama2 lahan buat dj cowo gmn??  :P  *piss*

ya emg sih..industri edm dinegara kita ini ya gmn ya..gt deh..hihihhi
untuk soal apresiasi kan udh ada REDMA..hihihi   :D :D

mm...mungkin ini ada satu lg mungkin yg jadi kendala buat standarisasi fee..
kan ada orang yg hidup dari dj,dan ada yg nge dj cuma hobi dan lain2 (tau sendirilah  :P)
itu mungkin salahsatu penyebabnya juga..
just my opinion.. *piss*


Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: Teeyo on 07/05/09, 15:40
Quote from: egha on 07/05/09, 13:46
aku coba ngasi pendapat ya,maaf2 sebelumnya kalo ada yg salah  *piss*

@ mas bimzkee

emg kalo ngomong masalah idealism emg susah.. sebenarnya idealism itu apa sih?? gengsi?? pride??

kalo menurut ane sih idealsime itu pemfokusan genre kita..ya simplenya kita main genre apa?? dan seharusnya kita bener2 qualified di genre tsb..

dan masalah harus kah lagu baru?? request?? dll??   kalo masalah lagu baru, ada yg bilang kalo main setnya wajib lagu baru..gimana kalo lagu2 yg baru pd melempem, ga ada yg vamping?? :P sebenernya lagu lama ato baru sih sah2 aja tergantung penempatan pd set kita aja.ya flownya itu..hihihi (dan vampingnya kali ya??)
dan dj2 top luar juga ada yg naroh lagu2 yg istilahnya udh kacangan di set mereka..tapi dengan versi yg berbeda..

Nah,yg diatas ini yg wajib jadi PR ama kita..sebagai dj mungkin kreatifitas yg paling dituntut..kita harus ngakalin gimana supaya permainan kita ga basi..masa harus beli lagu terus?? sedangkan job ga seberapa..
makanya kita harus start produce our own music..
itu yg bakal jadi pembeda kita dgn dj2 yg lain..kita mainin music kita sendiri..dan itu sebuah pride!
syp tau lagu kita keren..banyak keuntungannya, bisa dijual..trus dimainin dj2 lain..gimana ga sebuah pride tuh??
be creative guys!
ya minimal ngeremix dgn versi kita sendiri.misalnya ada lagu yg mungkin lg
vamping..pasti dj2 lain mainin itu kan..kalo kita punya versi sendiri dan lebih mantep kan asik tuh..ga bosen jadinya..
pasti langsung muncul pertanyaan kan kita ga bisa sembarangan ngeremix,harus ada izin?
nah kalo masalah ini ane belom terlalu ngerti..tp kalo misalnya kita ngeremix untuk kita sendiri ga dijual/disebar2in gmn???

nah mungkin 2 hal itu yg bisa dijadiin salah satu rekomendasi untuk standarisasi fee seorang dj..karena kita beda dengan dj2 yg lain..

sama kaya band,solo singer..dll mereka punya lagu sendiri..itu yg membuat mereka laku..
masa bawa lagu orang....mending manggil artisnya yg asli langsung..hehehe


trus masalah request..tamu reguler dll..
kalo ini mah..ane kembaliin sama eo-dan pihak club/venue
soalnya apabila kita/eo bikin event kan didalam proposal pengajuan ke pihak clubnya dicantumin profile dari artisnya/djnya..seharusnya pihak club harus juga ngerti dj2 tsb bermusiknya gimana, ya gt deh!!..hhe
jd ya jgn lg ada istilah req dari tamu reguler,karena itu event kita..kalaupun ada kan ntar bisa dikasi ke resident djnya..hhe..
makanya balik lagi ke yg mainin musik kita sendiri..
sama kaya band2 gt,kalau lagi perform..mana ada yg request2..hihihi  :P

ya gt lah kira2..tp ini just my opinion..labih dan kurang mohon maaf  *piss* *piss*

regrds,egha

gw suka cara pandang lo dari sisi produce bro *bgs*, dan itu emng udah bukti nyata si talent/dj untuk tetep stay up di jalurnya.. syukur2 crowd suka ama track yg elo buat, ya paling ngga elo udah nunjukin kredibilitas lo di EDM indo *piss*
imho tp mungkin emng bner kata2 om bimzke diatas, faktanya skrg ini ga jaminan jg mreka yg udah produce bgs2 ( udh setaraf producer2 luar ) tapi msh aja dpt fee yg ga setimpal.. yg kyk bgini hrsnya diperjuangkan.. *piss*






Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: Faaro on 07/05/09, 16:26
topik dan pendapat yg seru tapi menguntungkan bagi venue

kebanyakan yg gw liat fee si DJ ato si VJ/MC dll bagi venue cm sebagai lahan bisnis(prinsip bisnis)...dan DJ/VJ/MC/dll juga ngeliat ini bisnis...byk yg berpendapat dari pada kena sikut   ;D  ;D  ;D  *piss*  *piss*
DJ international juga ngerusak harga DJ local di indo cth yg maen di bali DJ international brani di bayar murah karna buat mereka bayaran cm buat bertahan di bali sekalian liburan   :D  :D  :D :D......segala sesuatu ini kembali kebisnis(faktor hukum alam)
makanya byk DJ local yg bertaraf international namanya jadi ilang dan bayaranpun hampir sama dg DJ" yg lagi naek Daun

ini fakta yg gw liat di lapangan

yg gw tau seni itu bukan diliat dari materinya,walapun kenyataanya susah
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: dj_junz on 07/05/09, 17:24
Quote from: 7 on 07/05/09, 11:57
@ junz: hmmm..gue rasa sih kalo EO atau Venue yg sengaja mengundang si dj sih,harusnya udah tau ya kapasitas dan skill sang dj itu layak dibayar berapa. Lain halnya kalo kita begging ke EO atau club supaya bisa dapet slot maen. Gue sih lebih setuju utk standard fee si dj sendiri yg nentuin. Tapi kembali lagi, harus sadar diri juga. Jgn skill pas2an, lagu gitu2 aja, performa stage biasa trus minta fee diatas rata2. Itu sih brochist dan vamping namanya

Yup betul. Mesti sadar diri. Dulu sih g pernah denger cerita dr temen gue, Gue sih gak liat sendiri, ada kejadian ada Male DJ minta bayaran tinggi untuk maen di satu club dengan jaminan musik nya OK. Emang sih katanya musik tuh DJ ok ok, tapi mixing nya berantakan abis.

Kembali ke standard fee si DJ yang nentuin sendiri, terkadang hal ini bisa merusak harga pasaran DJ. Banyak DJ DJ sekarang apalagi terkena kendala dimana jumlah club jauh lebih sedikit drpd jumlah DJ yang beredar di jakarta ato daerah laennya. ini yang jadi masalah knp pada banting bantingan harga. Seinget gue dulu Harga DJ yang baru jadi n mainnya ud bagus bayarannya gak semurah sekarang.
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: Discomfort on 07/05/09, 18:05
Kalo batesannya sadar diri akan sangat2 sulit, karena kesadaran itu relatif, apalagi kalau yg seharusnya sadar itu gak sadar2 (pengsaannn ). Batesannya ya musti kongkrit. Jujur aja standarisasi harga ini adalah hal yang emang jadi masalah di semua elemen scene edm. Tapi ada sih yg bisa jadi ukuran (kalo mau). Ya itu tadi, jam terbang. Misalnya udh berapa kali perform (bisa pake system rating kayak di ravelex ini, 10 kali performance bintang 1, 50 kali perform bintang 2 etc etc) trus  special performance apa yg pernah dilakukan (6 hour set, 12 hour set, collaboration, ato mixing sambil makan beling misalnya). Trus review2 dari event2 yg melibatkan mereka gimana, review performance mereka gimana. Nah, kalo itu kan kongkrit gak? Saran aja sih ini..

Kayaknya udh waktunya gathering sih ini buat EDM performers.. semacem konferensi gitu.. gimans? ada yang bisa memfasilitasi? Ravelex misalnya?
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: hallay on 07/05/09, 18:51
betul....

mending kita adakan konferensi or something like that....

biar semua ini menjadi jelas,dan ketemu standarisasi fee untuk kita" berapa....dan hasil dari konferensi itu harus dijalan kan.

mau temen kek...mau venue or EO yang deket sama kita kek....tetap memakai harga yang sudah ditetapkan....biar kita para talent" dunia malam dihargai dan dihormati....







respect


hell_art_sight
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: ^rustyman^ on 07/05/09, 20:02
ya gw setuju banget sama seminar atau konferensi yang bener2 ngerangkul semua elemen.. gw barusan posting di thread http://ravelex.net/forum/index.php?topic=23608.msg473481#new yang isinya VJ mengeluhkan hal yg kurang lebih sama

kalo emang kita peduli sama dance scene kita sendiri, harus ada gerakan menuju kesana, bukan cuma wacana aja.. justru gerakan itu yang bener2 nunjukin SUPPORT sama RESPECT kita sama dance scene ini. mungkin aga terlihat muluk ya, padahal kenyataannya sulit banget. tapi harus ada yang bergerak nih buat ini.. mana tau seminar yang ngerangkul semua elemen edm lokal ini bisa ngerubah pola pikir dan bergerak kearah yang lebih maju.. masa gini2 lagi gini2 lagi.. :)

minta capres buat bikin mentri EDM ;D *piss*  :P

semoga bukan hanya wacana :) cmiiw
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: efan on 07/05/09, 20:23
Ehmmm,.. klo tuh DJ maennya bagus+punya crowdnya bnyk (tp ok2)+spender pula, gw siy fine2 aja byr mahal   ::)
Apalagi sponsor jg brani kasi dana gede buat event tsb,,, Wieeew selaras bgt tuh event   ;D

Tapi kan d jaman skrg susah ya yg memenuhi keriteria tsb, cuma bbrp aja  :-[

Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: djshissy on 07/05/09, 23:05
Sbnrny klo g pribadi y, unk standarisasi fee di luar jkt, itu udh g terapin, n alhamdulillah mrk bayar sesuai dgn standard fee yg kita patok. Klo g bilang, luar kota jkt itu lbh menghargai dj dr segi apapun sampe menghargai dr segi uang.. Tp klo jkt, cape jg sehh, msh ada yg sharing profit, itu yg bikin males.. Setuju jg ama bro blanco yg bilang fee kadang msti flexible, trgantung venue n tujuan tuh event buat apa. Sometimes dj bs maen free of charges unk sbuah charity. Jd y mnntukan patokan standard fee ato flexible fee kembali ke diri tuh dj masing2..
Btw, klo dj cew lg laku skrg mank betul sehh, cm bnyk jg yg manfaatin kesempatan itu n mrk pd lomba2 jd dj n bgtu di dengerin, swear maen jg msh minim tp y kita kembalikan ke dance scene lah, apakah bs exist apa ga neh tunas2 baru, hehe..
Lebih ato kurang mohon maapp yak, monggo klo mau ditambahi.. Hehe..
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: egha on 08/05/09, 11:24
Quote from: Discomfort on 07/05/09, 18:05
Kayaknya udh waktunya gathering sih ini buat EDM performers.. semacem konferensi gitu.. gimans? ada yang bisa memfasilitasi? Ravelex misalnya?

bener mas setubuh..!!  *bgs* tp jangan hanya untuk performers aja..tapi meliputi semua pihak yg berkecimpung di dunia EDM..
DJ,VJ,MC,EO,Pihak club,dkk
supaya semua pihak yg terlibat mengerti mengapa adanya standarisasi fee,baik dj,vj,dll..

*piss* *piss*

Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: angger_dimas on 08/05/09, 12:51
Quote from: egha on 08/05/09, 11:24
Quote from: Discomfort on 07/05/09, 18:05
Kayaknya udh waktunya gathering sih ini buat EDM performers.. semacem konferensi gitu.. gimans? ada yang bisa memfasilitasi? Ravelex misalnya?

bener mas setubuh..!!  *bgs* tp jangan hanya untuk performers aja..tapi meliputi semua pihak yg berkecimpung di dunia EDM..
DJ,VJ,MC,EO,Pihak club,dkk
supaya semua pihak yg terlibat mengerti mengapa adanya standarisasi fee,baik dj,vj,dll..

*piss* *piss*



iya, producer ajak juga dongg hahahaha
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: oneglove on 08/05/09, 13:09
:D
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: djvinna on 11/05/09, 21:02
perlu bngt tuch pak...mlh skrg di luar jkrt ada 1 daerah yg hrga Djny ntu ancur lebur pak...
ini kenyataan lho, mlh ampe hr ini itu msh kejadian...
bayangin aja masa bwt resident dj cm di hargai 600 ribu perak..!!!!
malah lbh parahny lg kbrny itu sengaja di jatohin ama DJ2 seniorny!!!
so dr zaman firaun msh pake popok ampe hr ini yg gajiny lumayan y cuma dj senior itu doank...
udah gitu bwt event, junior2 atw murid2ny dy sndri ga di ksh ksmptan bwt maen....
so yg eksist y dy lg...d lg....
cuape duech.... :-\ :-\ :-\
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: djvinna on 11/05/09, 21:40
setuju bngt  ama bu shishy.... *piss* *piss* *piss*
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: djepie on 11/05/09, 22:13
agak berat nih untuk standarisasi kalau gak ada asosiasi independent yang membawahi para dj2 ini. di luar itu juga harus ada sikap yang apresiatif dari pihak2 club / venue dalam menghargai dj. Selain itu juga, kita harus sadar 1 hal, "Politic Of Dance Scene" <<<<<< Oknum 2 pelaku politic ini yang kadang merusak harga2 di pasaran dan merusak kualitas serta moral dj2 indonesia jadi saling sikut


(SORRY KALO SOK TAU)
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: Gober on 12/05/09, 02:16
hmmm tentang perusak harga, gua rasa itu semua gara2 ya ga ada patokan harga sendiri sih, semua mengandalkan kode etik yang tidak jelas. sekarang ga ada yang bisa menyalahkan kalau seorang dj yang seharusnya dibayar 5 juta per gig, tapi dia bisa kasih beberapa DJ sekaligus dengan bayaran yang sama. well kita cuma bisa ngedumel. mau dibilang curang ya ga bisa juga. wong aturannya ga ada.

masalah asosiasi, kayaknya udah ada yang mencoba membuat asosiasi dari dulu, tapi ga pernah sukses. mungkin solusinya adalah bikin kesepakatan bersama, mungkin semacam pakta antar label dan club. pakta yang dibuat secara kekeluargaan, tanpa ada tekanan. jadi semua enak.

untuk artis mungkin bisa dibuat beberapa tingkatan, rookie, 2nd line dan 1st line. yang nentuin tingkatan itu mungkin adalah keputusan dari label masing masing. aturan harga yang dipatok adalah harga minimal, jadi dia mau jual tuh dj dengan harga lebih mahal silahkan aja, kalau emang pede. jadi misal dj rookie dijual dengan harga 1 jt, tidak boleh jual lbh murah dari itu.

ini cuman usulan...
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: egha on 12/05/09, 02:35
^
^
^
setuju paman..

tp susahnya di pembagian tingkatan itu..(ya sama2 tau deh paman alasannya) ga enk dibilang disini..

trus juga harus ada standar kan kapan dj itu dibilang rookie,dst..

hehehhe...:Peace:
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: djvinna on 14/05/09, 15:09
Setuju bngt tuch paman....
n egha jg bnr bngt... di pembagian tingkatan itu lho :-X :-X :-X
maklumlah... mnrt srvey ampe hari ini di negara qt tercinta ini msh bnyk bngt yg pengen jd senior instant...
:P :P :P heheheh....
ini cuma pendapat aja koq.... *piss* *piss* *piss*
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: Debon on 17/05/09, 11:25
as mentioned in previous posts, hukum ekonomi berlaku.. too many DJs these days... banyak yang emang basically gak punya prinsip atau taste yang kuat dan akhirnya cuman bisa mixing doang..sedangkan lagu2 yang dimainin to be honest kebanyakan memprihatinkan atau norak!..
club juga megang kunci...kalo club punya music policy, ada itikad buat mengentertain crowd dengan music yg oke.. DJ2 akan dengan tersendirinya tersaring dan equilibrium baru akan terbentuk..
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: Debon on 17/05/09, 11:27
sorry bukannya sotoy or sok hebat, cuman ngangkat realita .. udah mulai muak aja...

pissed
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: AdaGio on 17/05/09, 11:59
Seminar.. Seminar.... Hayuukk..
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: dj_junz on 17/05/09, 12:00
Realita oh realita. Kadang kl ngeliat beberapa tempat kyk nya sulit untuk menerima kenyataan yang mulai menyebalkan. Banyak yang acak acakan.
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: stormtroopers on 17/05/09, 15:37
Kalo menurut gue sih, semua sama aja.

Yang bener emang harus ada standard nya dulu, mulai dari jam terbang, pengalaman, sampe skill standard suatu profesi.

Yah, kalo mau liat dunia Graphic Designer sekarang juga hancur lebur tuh..
orang yang bisa software Corel Draw dan Photoshop, bikin flyers, kartu nama, kop surat sudah bisa ngaku sebagai Graphic Designer.

Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: dj_junz on 17/05/09, 23:32
^
^
Kena dampak nya jg yah bos? Emang tuh nyebelin orang orang kyk gitu. Giliran di kasih harga standard harga graphic design yang bener eh malah di banding bandingin tukang setting pinggiran. Nyakitin banget. Padahal ud di kasih portfolio masih aja pada banding"in sama tukang desain pinggiran.
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: Debon on 18/05/09, 21:54
music policy yang bagus dari club juga akan mendorong DJ2 untuk belajar mendalami seni keindahan lagu. IMHO!
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: bobby_Huey on 21/05/09, 13:35
Quote from: Debon on 17/05/09, 11:25
as mentioned in previous posts, hukum ekonomi berlaku.. too many DJs these days... banyak yang emang basically gak punya prinsip atau taste yang kuat dan akhirnya cuman bisa mixing doang..sedangkan lagu2 yang dimainin to be honest kebanyakan memprihatinkan atau norak!..
club juga megang kunci...kalo club punya music policy, ada itikad buat mengentertain crowd dengan music yg oke.. DJ2 akan dengan tersendirinya tersaring dan equilibrium baru akan terbentuk..

bner bgd bro. itulah yg terjadi saat ini, skrg bnyk dj yg lebih mengedepankan kepopuleran drpd skill, taste atw lainnya kyk blm bs mixing bner aja malah yg lbih parah blm lulus asal mreka pnya duit, mreka lngsng bkin event. gmn mw ada standarisasi....

piss.....
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: djvinna on 23/05/09, 08:55
Akur bngt ma mas Bobby....
malah ada yg ngerantal studio 2x udah berani memproklamirkan dirinya DJ...
hehehehe....sotoy bngt y aqyu.. ;D ;D ;D
tp ini kenyataan lho... >:( >:( >:(
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: vinodii on 24/05/09, 15:24
Quote from: Gober on 12/05/09, 02:16
hmmm tentang perusak harga, gua rasa itu semua gara2 ya ga ada patokan harga sendiri sih, semua mengandalkan kode etik yang tidak jelas. sekarang ga ada yang bisa menyalahkan kalau seorang dj yang seharusnya dibayar 5 juta per gig, tapi dia bisa kasih beberapa DJ sekaligus dengan bayaran yang sama. well kita cuma bisa ngedumel. mau dibilang curang ya ga bisa juga. wong aturannya ga ada.

masalah asosiasi, kayaknya udah ada yang mencoba membuat asosiasi dari dulu, tapi ga pernah sukses. mungkin solusinya adalah bikin kesepakatan bersama, mungkin semacam pakta antar label dan club. pakta yang dibuat secara kekeluargaan, tanpa ada tekanan. jadi semua enak.

untuk artis mungkin bisa dibuat beberapa tingkatan, rookie, 2nd line dan 1st line. yang nentuin tingkatan itu mungkin adalah keputusan dari label masing masing. aturan harga yang dipatok adalah harga minimal, jadi dia mau jual tuh dj dengan harga lebih mahal silahkan aja, kalau emang pede. jadi misal dj rookie dijual dengan harga 1 jt, tidak boleh jual lbh murah dari itu.

ini cuman usulan...

Quote from: ^rustyman^ on 07/05/09, 20:02
ya gw setuju banget sama seminar atau konferensi yang bener2 ngerangkul semua elemen.. gw barusan posting di thread http://ravelex.net/forum/index.php?topic=23608.msg473481#new (http://ravelex.net/forum/index.php?topic=23608.msg473481#new) yang isinya VJ mengeluhkan hal yg kurang lebih sama

kalo emang kita peduli sama dance scene kita sendiri, harus ada gerakan menuju kesana, bukan cuma wacana aja.. justru gerakan itu yang bener2 nunjukin SUPPORT sama RESPECT kita sama dance scene ini. mungkin aga terlihat muluk ya, padahal kenyataannya sulit banget. tapi harus ada yang bergerak nih buat ini.. mana tau seminar yang ngerangkul semua elemen edm lokal ini bisa ngerubah pola pikir dan bergerak kearah yang lebih maju.. masa gini2 lagi gini2 lagi.. :)

minta capres buat bikin mentri EDM ;D *piss*  :P

semoga bukan hanya wacana :) cmiiw


kayaknya emang harus ada konferensi atau seminar buat bareng2 tapi jangan lupa juga buat ajak pihak2 diluar DJ yang emang bersangkutan dalam hal yang sedang dibahas ini.. :)

Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: djvinna on 25/05/09, 09:22
seminar seminar seminar.... *tepuktangan* *tepuktangan* *tepuktangan*
klo emank seminarny jadi
jgn lupa ama DJ2 yg di luar jkt y om...
coz DJ khan bkn cuma d jkt adany ;D ;D ;D
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: phuture89 on 25/05/09, 12:21
gw setuju soal standarisasi harga..asal semua kompak.

tapi ada beberapa info dan hal yang harus dicatat buat DJ LOKAL (Daerah) dan DJ Nasional (ibukota dan kota2 gede lainnya atau udh top de..) :

like this...

for lokal.
contoh aja kayak gw di Lampung....
di PPF ada 5 DJ....dr 5 itu terbagi 4 harga dj tergantung siapa dj nya (namanya ga pwerlu gw sebutin lah yah)

ada yang 3.5jt, 3jt,2.5jt,..yg satu lagi 1.5juta. (itu udh nett bgt)

nah yang jadi masalah.....tahun2 kmarin tu harga udh termasuk dj equipment...kenapa?? loe bayangi kalo orang Lampung/ Daerah gw bilang..itu harga baru dj nya loh..alat diluar..langsung ga jadi pake dj dia...ganti band! :)

yah intinya gw merelakan rugi secara alat,..tapi dengan niat ngebangun...udhlah biar lampung orang2 nya interest dulu dengan dj sebagai nakhoda party mereka...

bedanya tahun ini gw udh mulai dibilang memberanikan diri...untuk bersikap wajar...

YAITU :
fee diatas td BELUM TERMASUK alat dj...(jadi alat dj sewa lagi)
*iyalah, gmana2 juga kan alat djnya kita beli..investasi juga sob itu bukan beli tempe :)

kecuali..utk event2 pensi atau ultah anak sma...harga tsb masih tetep include alat dj..karena gw ngerti keuangan mereka....niat kita ngebantu dan bersyukur aja mrk udh mulai mau melibatkan dj dalam event mrk.


YANG JADI MASALAH...YAH MUDAH2 didengerin dj2 senior yah :)

kita ngerti bgt alasan atau sebab fee dj2 besar atau top 10 nya indonesia..

tapi yang kurang masuk akal, kadang harga mereka malah lebih mahal kalo untuk keluar KOTA...

padahal.....

harusnya keluar kota itu KENAPA gak dj2 senior kita yang kita cintain itu matok harga lebih murah untuk daerah...

- lupakah mereka kita yang di daerah sponsor susah dan kalaupun ada justru beda bgt, nilai sponsor dsini gak kayak kota2 besar loh support nya.....
- tempat kita biasanya kecil, dan tingkat konsumtif orang2 nya juga kecil...yah< gw setuju bgt sama DJ BLANCO yang masih mau ingetin kalo mbok yah liat2 venue, tempat nya club atau eo yang ngundang main..it help me or the eo much,...khusunya yg di daerah..krn mayoritas kita nombok....kita buat event tsb kadang cuma semangat mau datengin dj2 senior atau ber prestasi yang kita miliki demi niat majuin kultur edm d daerah kita masing2.....lebih ke ego dan kepuasan dalam membuat event lah kalo dibilang....

intinya....justru persepsi kalo maen diluar lebih mahal mbok yah dibuang dulu....inget...diluar kayak eropa atau USA wajar rumus itu dipake..nah dsini. daerah dan ibukota timpang ekonominya.....

seharusnya semangat UNDERGROUND...UNITY..dan semangat membesarkan scene ini seperti saat semua kita mengawali karir dj kita dulu dengan niat mau ngebesaruin edm di wujudkan kembali...:)

komersil dan mengambil hasil jerih payah jadi besar boleh, tp kalo boleh usul...semnagat perjuangannya juga jangan dibuang

karena banyak bgt daerah2 yang mau ngundang dj2 besar ga bisa krn setelah hitung2 an emg rugi..khususnya yang clubnya kecil...


:)

ini bukan protes loh..justru gw berharap dj2 yang laris semangat lagi bantuin kita....alangkah bangganya daerah2 yg bisa datengin anda2...dan crowd pun akan semakin puas serta terdidik...terlebih lg kebanggaaan tersendiri untuk provinsi, club,eo dan party goers di kota itu :)


puntennn...cuma masukan...jangan marah yah senior2 koe
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: phuture89 on 25/05/09, 12:25
satu lagi, kembali ke soal harga dj lokal...gw ramalin..buat daerah gw lampung..gak mungkin gw bisa matok fee gw dan teman2 lebih dr 5 juta selagi gw stay di Lampung....karena logiikanya..gmanapun prestasi gw dan teman2..gmanapun canggihnya main..kalo kita matok harga diatas 5 juta,....maka secara bisnis gak akan menguntungkan dj lokal..karena orang lokal akan berpikir "SEWA AJA DJ JAKARTA ATAU BANDUNG ...5 JUTA DPT DJ JKT.......PAKE AJA DJ JAKARTA...atau BANDUNG....ATAU LAINNYA..

yang soal kualitas wallahuallam..:)

nasib anak lokal..ya emg gini..:)

tapi gpapa..semangat.....sekarang udh lebih dr puas kok.


Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: iaz_holic on 25/05/09, 15:21
ini cm saran aja dari saya sebagain nubiiee.. :-[ :-[

kalo mau..buat pertemua or seminar yang ngebahas hal ini..di dalam sini di kumpulin unsur" yang terkait di dalam Industri EDM..let say EO,PROMOTOR,SPONSOR,pihak Club/VENUE, and DJ's,MC's,VJ's,,, all...

yang di bicarain sih intinya adalah untuk majuin industri EDM di indonesia.samain visi dan misi,bikin suatu perjanjian tertulis atau nota kesepakatan bersama.biar semuanya ada kejelasan.
emang gag semudah sama yang di omongin,karena ngomong lebih gampang dari berbuat,tapi yakin lah kalo emang ada niat pasti ada jalan, dan kalo emang bener" niat tulus ikhlas mau majuin industri EDM di indo pasti hal ini bisa di realisasikan kok..dan RVLX sebagai media yang selama ini menjembatani semua pelaku industri EDM bisa berperan aktif di sini ( Just my Opinion hhee.. *piss* *piss* )..yah mungkin membuat perhelatan seperti ini misalnya hhee...

ohya bener...jangan lupa undang yang dari luar kota juga,jangan hanya yang dari kota besar aja.. ;D ;D
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: audie_alb on 25/05/09, 16:33
Satu hal sebelon ada standarisasi2 tsb:

Kita2nya siap gak?

Kalo ada standarisasi harga, apakah kita2 ini siap untuk nolak tawaran gig yang feenya dibawah standar? Kalo gw liat2 ya, namanya orang, yang cari duwit, yaa kadang ngeliat duit berapapun sambet aja dulu. Mungkin gw juga gitu. Menurut gw ini bukan suatu tindakan seorang oportunis, tapi emang kebutuhan dasar manusia yang tak terhingga.

Dan gw juga sadar ada beberapa temen2 DJ yang emang menyambung hidupnya hanya dari DJ semata, itu mungkin akan agak mempersulit.
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: Red_Rebels on 28/05/09, 23:35
Of course it must, coz nowaday dj its allready a profession..thanks
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: dj_junz on 29/05/09, 02:52
Quote from: audie_alb on 25/05/09, 16:33
Satu hal sebelon ada standarisasi2 tsb:

Kita2nya siap gak?

Kalo ada standarisasi harga, apakah kita2 ini siap untuk nolak tawaran gig yang feenya dibawah standar? Kalo gw liat2 ya, namanya orang, yang cari duwit, yaa kadang ngeliat duit berapapun sambet aja dulu. Mungkin gw juga gitu. Menurut gw ini bukan suatu tindakan seorang oportunis, tapi emang kebutuhan dasar manusia yang tak terhingga.

Dan gw juga sadar ada beberapa temen2 DJ yang emang menyambung hidupnya hanya dari DJ semata, itu mungkin akan agak mempersulit.

Emang serba salah sob.
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: djshissy on 01/06/09, 13:08
what r u waiting for? go... SEMINAR...  *bgs* *bgs*
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: F E R R E on 01/06/09, 23:28
gw sangat setuju banget kalo diadain semacam konferensi, tentunya kalo emang memungkinkan ada media yang ngeliput, jadi ada standarisasi fee gitu,

sedikit share, emang sulit bgt buat di club scene buat matok standar fee, ya itu tadi, karna
pertimbangan terkenal/tdk terkenal , menjual/tidak menjual, ato pun sekedar eo/venue
yang meminimalkan cost aja,
sementara gw sendiri, dari akhir 2008 kemaren mulai nyoba buat goes corporate,tanpa ninggalin club scene tentunya.
gw kaget, dan gw impressed bgt, ternyata emang beda banget sama di club scene,

ok, emang jadi dj corporate kadang sangat kurang adanya kebebasan masalah lagu,
flow, dan idealisme, but what satisfies me , it pays you well, bener2 sesuai dengan effort
yang dikeluarin. jadi rasanya semua capek akibat gabisa main seenak hati kayak di club, harus ditentuin lagunya, tracklistnya, bahkan sampe ke pakaian dan kostum, itu semua kebayar dengan fee yang setimpal.

mungkin kalo dari kita2 smuanya juga udah mulai bisa berani nyoba untuk sedikit matok dan nggak banting harga, baik itu newbie ataupun senior, se enggak nya pelan2 'Harga' dari profesi DJ ini sendiri bisa naik, jadi gada lagi temen2 eo ato club yang komplain;
"ah, DJ ini mahal sok ngasi harga, si DJ itu aja udah famous, mau share profit/gratis, kita pake si itu aja"

hehehe..just my humble thoughts..


Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: flex on 01/06/09, 23:46
Support buat seminarnya... yang penting dj2 nya pada siap untuk menghadapi perubahan, sementara dance scene nya berkembang, rules and regulation mulai dijalankan... tapi kapan realisasinya? n apa bisa berjalan dengan baik?
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: Debon on 04/06/09, 12:50
seminar?

yang salah systemnya, and we are part of the system... it's always better to see our selves as part of the problem supaya kita bisa mulai memperbaiki dari diri sendiri... seminar kalo masuk kuping kiri keluar kuping kanan percuma...
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: Angelo on 04/06/09, 13:05
standarisasi fee utk dj kayanya wajar aja dan setuju bgt. menurut gue sih skill dan senioritas jadi acuan penting untuk itu. soalnya ternyata masih ada aja tuh org2 yang mau booking dj dengan bayaran 'botol'. bukannya sok gimana yah tapi.. dj'ing adalah salah satu karya seni, dan sebuah karya seni alangkah baiknya kalo dihargai, tapi kalo dihargai oleh sebuah botol alcohol (tentunya) kayanya masih kurang sreg aja yah nerimanya... ini cuma pendapat pribadi sih.. ingin share aja.. sori kalo ada salah yah *piss*
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: Discomfort on 05/06/09, 09:41
gw rasa seminar gak salah2 bgt kok mas Debon, ini perlu utk konsolidasi di dalemnya dulu, supaya ada konsensus (at least utk sebagian kecil, kalau gak sebagian besar ya) dari DJ2nya sendiri. Gak ada konsensus ya gak bakal ada standarisasi.. baik harga maupun skill..

Eh, tp gw penasaran deh.. ini gak cuman di scene DJ aja, scene VJ juga sama.. KOK PADA NUNTUT STANDARISASI HARGA, TAPI GAK BERANI ADA STANDARISASI SKILL YA?? (sorry, tanpa bermaksud bersifat offensive, huruf besar biar keliatan aja kok, hehehhe).. lantas kalo gak ada standarisasi skill, itu parameter utk standarisasi harga dari mana? Popularitas semata?
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: audie_alb on 05/06/09, 13:23
Quote from: Discomfort on 05/06/09, 09:41
gw rasa seminar gak salah2 bgt kok mas Debon, ini perlu utk konsolidasi di dalemnya dulu, supaya ada konsensus (at least utk sebagian kecil, kalau gak sebagian besar ya) dari DJ2nya sendiri. Gak ada konsensus ya gak bakal ada standarisasi.. baik harga maupun skill..

Eh, tp gw penasaran deh.. ini gak cuman di scene DJ aja, scene VJ juga sama.. KOK PADA NUNTUT STANDARISASI HARGA, TAPI GAK BERANI ADA STANDARISASI SKILL YA?? (sorry, tanpa bermaksud bersifat offensive, huruf besar biar keliatan aja kok, hehehhe).. lantas kalo gak ada standarisasi skill, itu parameter utk standarisasi harga dari mana? Popularitas semata?

Hmm, dunia entertainment emang serba relatif bro. Dunia entertainment, yang termasuk didalamnya perDJan, gak kaya dunia professional (kantoran dan semacamnya) dimana orang bisa bikin CV atau resume tentang kegiatan dan achievement mereka, dan makin banyak dan berbobot tu achievemnt yg tertulis makin hebatlah mereka dimata para pencari kerja, dan mereka juga punya bargaining position yang kuat untuk minta ini itu ke employernya (gaji gede, bonus, sopir, dl). Disitu skill orang bisa dinilai, kerana memang ada bukti kongkritnya (sertifikat, achievement award), dan bukti2 itu emang diakui secara global oleh dunia profesional.

Nah bedanya untuk dunia DJ dan VJ, kita bisa liat sendiri emang ada award2 (REDMA salah satunya), sekolah2 dj juga mengeluarkan sertifikat untuk murid2nya yang lulus, trus DJ/VJ juga bisa bikin portfolio tentang pencapaian mereka pernah maen dimana, sama siapa dl. Tapi apakah hal2 itu bisa jadi patokan tentang skill? mungkin buat fee bisa, tapi gak tau juga (hehehe). Dan menurut gw memang baik tidaknya suatu performance art (apapun itu) tidak hanya dari skill semata, tapi gimana tu 'artist' menyampaikannya ke audiens.

Seni dan hiburan kalo distandarin emang susah. Hampir2 kayak agama mungkin. Kalo mau gampang kita  bikin aja kayak badan/Majelis DJ VJ INDONESIA 2009 nya gitu, yang netapin peraturan/fee/tetek bengek menurut rapat anggotanya.

Gak bermaksud menyinggung siapapun.

Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: dj.sendi on 24/06/09, 23:21
forum yang paling seru cuma ada di sini, hehehehehe...
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: dj_junz on 26/06/09, 13:38
g cuma ingetin aja untuk bahan pertimbangan / masukan :
1. gak semua dj punya label
2. gak semua dj punya media komunikasi internet
3. gak semua dj itu lulusan dj school
4. gak semua dj itu member ravelex
5. percaya gak percaya, biarpun skill sama, bakal ada berbedaan antara good looking n bad looking dj

Segini aja sih input dr g.
Title: Re: Standarisasi Fee untuk DJ... Sudah saatnya kah?
Post by: Dj R'AngeL on 15/07/09, 13:10
Quote from: dj_junz on 26/06/09, 13:38
g cuma ingetin aja untuk bahan pertimbangan / masukan :
1. gak semua dj punya label
2. gak semua dj punya media komunikasi internet
3. gak semua dj itu lulusan dj school
4. gak semua dj itu member ravelex
5. percaya gak percaya, biarpun skill sama, bakal ada berbedaan antara good looking n bad looking dj

Segini aja sih input dr g.

*bgs*
no.1 sm no.3
gw tuuch..

hueuhe..

standarisasi fee kudu bgt..
biar bsa lbi menunjang.. dri skill dan kerja EO jd lbi maximal..
dan mengurangi org2 yg suka korupsi!!

:D
EhPortal 1.1 © 2015, WebDev